Keutamaan Menyantuni Anak Yatim Dalam Islam

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim Dalam Islam

Keutamaan menyantuni anak yatim – Anak yatim merupakan anak yang sudah tidak memiliki orang tua atau salah satu orang tua. Sehingga, memperhatikannya dengan memberikan bantuan berupa sedekah adalah hal yang terpuji dan akan mendapat manfaat berlimpah.

Hal ini terbukti dengan adanya sebanyak 23 kali dalam Al-Qur’an yaitu 8 dalam bentuk tunggal, 14 dalam bentuk jamak dan 1 dalam bentuk dua (mutsanna) yang menyebutkan tentang anak yatim.

Terdapat banyak keistimewaan ketika memberikan sedekah kepada anak yatim. Berikut adalah keutamaan menyantuni anak yatim  :

1. Dekat dengan Rasulullah SAW di Surga Kelak

Mereka yang menyantuni Anak Yatim akan masuk surga dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Siapa yang tidak ingin dekat dengan Rasulullah SAW? Kedekatannya seperti jari telunjuk dan jari tengah.

Hal ini seperti tertuang dalam sebua hadist yang berbunyi “Aku dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d).

2. Dijamin Masuk Surga 

“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

Hadist diatas menjelaskan bahwa seseorang dapat masuk surga jika ia menyyangi dan memelihara anak yatim namun tidak berlaku bagi mereka yang melakukan dosa yang tidak dapat diampuni.

3. Diberi Gelar Saleh atau Taat Kepada Allah

Memberi sedekah kepada Anak Yatim dan memberi makan orang miskin adalah ciri dari perbuatan yang saleh. Hal ini seperti tertera dalam QS. Al-Insan: 5-6 yang berbunyi : “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (abror) minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. Yaitu mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.”

4. Mendatangkan Pertolongan Allah SWT

Dalam kehidupan sudah tentu kita akan menemui kesulitan. Dengan menyantuni anak yatim akan membuat kita mendapat pertolongan langsung dari Allah SWT.

Hal ini seperti tertuang dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

“….Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah).

5. Menghindarkan dari Siksa Akhirat yang Pedih

Siksa di akhirat lebih pedih dan menyakitkan dari pada di dunia. Itulah mengapa kita senantiasa harus berbuat baik serta beribadah agar dapat terhindar dari siksa akhirat.

Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman:

“Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.” (HR.Thabrani dari Abu Hurairah)

6. Mendapatkan Pahala

“Siapa saja yang menyeru pada kebaikan, maka baginya pahala yang sama dengan orang yang mengerjakannya,” (HR.Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).

Perbuatan baik tentu akan mendatangkan pahala bagi yang mengerjakannya. Hal ini juga berlaku bagi yang menyantuni anak yatim dengan hati yang tulus dan ikhlas dengan niat untuk berbagi dan menolong sesama.

7. Dilembutkan Hatinya

Menyantuni anak yatim dapat melembutkan hati yang keras seperti seseorang yang sulit menerima nasehat ataupun tidak mau menerima kebaikan. Maka, Rasulullah SAW menganjurkan agar orang tersebut menyantuni anak yatim:

“Ada seseorang yang mengadu kepada Nabi Muhammad tentang kerasnya hati. Nabi menjawab: Silahkan beri makan orang miskin dan usap kepada anak yatim,” (Ibnu Hajar Al-Asqalani).

 

Daftar Aplikasi dan Situs Online yang bisa digunakan untuk Berbagi

Daftar Aplikasi dan Situs Online yang bisa digunakan untuk Berbagi

Daftar Aplikasi dan Situs Online – Sedekah adalah suatu amalan yang dikeluarkan dijalan kebaikan guna mendapatkan ridha  Allah SWT. Namun kegiatan tersebut tidak sebatas menginfakan materi atau uang  di jalan Allah seperti memberi uang kepada fakir miskin, tetapi juga mencakup segala macam dzikir yaitu tasbih, tahmid dan tahlil.

Namun saat ini dengan kemajuan teknologi yang kian pesat, kita pun dapat berbagi dengan lebih mudah salah satunya dengan menggunakan aplikasi.

Berikut merupakan daftar aplikasi / Situs Online Resmi yang dapat anda gunakan untuk berbagi atau bersedekah :

Sedekah anak yatim online

1. Ykbik.or.id

Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat (YKBIK) adalah lembaga Penyelenggara layanan sosial dan layanan pendidikan untuk yatim dan dhuafa melalui pemberdayaan dana Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf (ZISWAF), serta dana lainnya yang halal dan legal, disalurkan kepada mereka yang berhak/mustahiq dalam bentuk bantuan sosial, bantuan pendidikan dan biaya pendidikan serta layanan kesehatan.

Jika Anda ingin menyalurkan donasi Anda ke Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat (YKBIK). Anda bisa menyalurkan nya dengan mengakses website ykbik.or.id atau dengan mengirimkan donasi melalui  rekening berikut ini :

REKENING DONASI

BRI : 3313-01-000795-50-4

Mandiri : 167-00-0245958-3

BCA : 0663308049

Muamalat : 4580003446

A/n Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat

2. Kitabisa.com

Zakat dapat dibayarkan  melalui aplikasi Katabisa melalui aplikasi atau website resmi. Anda dapat memilih beberapa kampanye dengan target berbeda.

Ada sedekah online untuk anak yatim, sedekah untuk pengungsi dari sejumlah bencana, sedekah, dan stroke. Alternatif pembayaran yang enak ini sangat andal dan akan memudahkan pembayaran donatur melalui apa saja.

Bisa melalui transfer bank, kartu kredit, Go-Pay atau metode pembayaran lainnya.

3. Dompet Dhuafa

Salah satu website zakat dan sedekah di Internet adalah Dompet Dhuafa. Berdasarkan informasi dari Profesor Dhul-Ashfi, ketika Muzaki hendak membayar zakat, hukumnya tetap sah walaupun sedekah yang dilakukan secara online.

Metode transaksi online, tidak mempengaruhi hukum. Keuntungan dari zakat online adalah Anda bisa mendapatkan informasi tentang uang yang disalurkan.

Di Dompet Dhuafa, laporan donasi akan diberikan kepada donatur secara konsisten dan transparan agar pembayaran tetap profesional.

4. Rumah Zakat

Melalui PT Digital Jaya Solusi telah diluncurkan aplikasi Rumah Zakat sehingga dapat digunakan sebagai pembayaran zakat, infaq dan sedekah.

Selain itu terdapat fitur menarik pada aplikasi Rumah Zakat seperti informasi zakat, kalkulator zakat dan lain lain.

Pastikan untuk membayar nomor ke rekening Rumah Zakat dan jangan yang lain.

Daftar Aplikasi dan Situs Online

5. Badan Zakat Nasional (Baznas)

Situs amal online terpercaya berikutnya adalah dari Badan Zakat Nasional (BAZNAS).

Website BAZNAS menyediakan layanan pembayaran zakat fitrah secara online dengan mendownload aplikasi atau website resminya.

Cara bersedekah secara online melalui Baznas sangat mudah, Anda hanya perlu memasukkan bagian yang diwajibkan (bayar zakat atau infaq) lalu isi data diri Anda (user login).

Kemudian tentukan jumlah jiwa yang harus dibayar (untuk Zakat) dan tentukan cara pembayarannya.

6. Tokopedia

Selain itu, ada Tokopedia yang menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga seperti  Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim  dan distro resmi Zakat lainnya. Pembayaran bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

7. Go-Give by Gojek

Selain dikenal sebagai platform transportasi online, Gojek juga telah membuat fitur bernama Go-Give yang dapat digunakan untuk menyalurkan zakat dan sedekah.

Cukup pilih kampanye yang aktif, dan pembayaran Anda selanjutnya akan diambil melalui Go-Pay. Pastikan saldo Go-Pay Anda mencukupi ya?

8. BukaZakat

Seperti Go-Jek dan Tokopedia, Bukalapak menyediakan layanan amal / sedekah online juga. Nama fiturnya adalah BukaZakat yang bisa diarahkan ke beberapa organisasi resmi, seperti Dompet Dhuafa, NuCare, Lazisnu, Baznas, ACT dan lain-lain.

Itulah beberapa Daftar Aplikasi dan Situs Online yang dapat memudahkan anda dalam hal berbagi.

 

Jenis Sembako Untuk Panti Asuhan

Jenis Sembako Untuk Panti Asuhan

Memberikan donasi atau sedekah kepada yang lebih membutuhkan adalah tindakan yang terpuji. Selain itu, melakukannya juga dapat imbalan pahala. Terdapat beberapa golongan orang yang berhak menerima sedekah salah satunya adalah anak yatim yang berada di panti asuhan.

Lantas, jenis sembako apa saja yang bisa di sumbangkan kepada anak yatim di panti asuhan? Berikut ini kami berikan beberapa ulasannya : 

1. Bahan Makanan Pokok

Bahan makanan pokok seperti beras, telur, roti, mie instan dan lainnya merupakan kebutuhan makanan pokok yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak yatim di panti asuhan. Setiap harinya tentu mereka membutuhkan asupan makanan dan minuman, belum lagi anak yatim di panti asuhan biasanya berjumlah banyak, sehingga sudah pasti membutuhkan bahan makanan pokok yang tak sedikit.

Mengingat kebutuhan inilah, bahan makanan pokok bisa menjadi opsi pertama dalam jenis sembako untuk panti asuhan yang bisa disumbangkan. Karena mereka sangat membutuhkannya.  

2. Pakaian & Seragam Sekolah

Selain bahan makanan pokok, jenis sedekah lainnya yang sangat diperlukan adalah pakaian. Pakaian digunakan setiap hari dan sudah tentu, anak yatim di panti asuhan membutuhkannya untuk dipakai setiap hari. 

Selain pakaian biasa untuk dipakai sehari – hari, seragam sekolah turut diperlukan oleh anak yatim. Hal ini diperlukan untuk mendukung kegiatan belajar mereka agar mereka merasa nyaman saat belajar di sekolah.

3. Buku Bacaan atau Buku Pelajaran

Buku bacaan dan buku pelajaran diperlukan untuk membantu anak yatim di panti asuhan untuk menggali informasi dan mendukung proses belajar mereka. Jika Anda memiliki buku bacaan atau buku pelajaran yang sudah tidak digunakan namun masih dalam kondisi bagus, ada baiknya untuk disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan. 

Baca Juga : Cara Menyantuni Anak Yatim

4. Perlengkapan Sekolah

Bukan hanya seragam atau buku, anak yatim di panti asuhan juga memerlukan perlengkapan sekolah lainnya seperti alat tulis, tas, alat berhitung dan lainnya. Seperti yang kita ketahui. anak yatim yang tinggal di panti asuhan biasanya masih usia sekolah sehingga memberikan sedekah berupa peralatan sekolah akan sangat membantu mereka.

5. Perlengkapan Ibadah

Kebutuhan berikutnya yang bisa dijadikan sumbangan atau donasi untuk anak yatim di panti asuhan adalah perlengkapan ibadah seperti  sarung, mukena, baju koko, peci, dan kitab Al-Qur’an. Perlengkapan ibadah diperlukan dalam kegiatan sehari-hari agar mereka bisa beribadah dengan baik dan nyaman. 

Hukum Sedekah Online Bagi Yang Ingin Berbagi

Hukum Sedekah Online Bagi Yang Ingin Berbagi

Sedekah online menjadi solusi bagi yang ingin bersedekah di jalan Allah namun tidak perlu keluar rumah. Apa lagi di masa pandemi seperti saat ini, orang-orang merasa takut jika harus keluar rumah terlalu sering.

Website ataupun platform donasi dan sedekah online banyak bertebaran di internet agar semakin memudahkan siapa saja yang ingin beramal, membagikan sebagian hartanya untuk yang membutuhkan. Berikut adalah pengertian dan hukum sedekah online.

Pengertian Sedekah Online

Apa Itu Sedekah Online? Sedekah online adalah suatu tindakan sedekah dari seorang donatur atau pemberi sedekah kepada orang lain tanpa bertemu langsung (online) jarak jauh. 

Adapun Hukum dan hadis Sedekah Online diantaranya sebagai berikut

  • Rukun Bersedekah atau Berzakat adalah Niat

Ustad Abdul Somad berkata bahwa rukun dari berzakat adalah niat dan akad yang diucapkan merupakan sunnah. Oleh sebab itu apabila tidak dilakukan secara langsung maka amalan sedekah atau zakat tak akan gugur. 

  • Online hanyalah Sebuah Metode Transaksi

    Adapun menurut Ustad Zul Ashfi, S.S,I, LC, bahwa ketika ada seorang pemberi zakat mempunyai niat untuk membayar zakat, maka hukumnya adalah sah. Hal ini lantaran sedekah online hanyalah salah satu cara atau diibaratkan  transportasi yang dipakai untuk menyalurkan sedekah/zakatnya. Selanjutnya, zakat atau sedekah tersebut akan sampai pada amil ataupun langsung pada penerimanya.
    Nah, ketika seseorang telah berniat menyalurkan zakat secara online, dia kemudian akan menerima laporan. Laporan inilah yang kemudian menjadi pengganti akad.Sehingga, akad bukanlah syarat sahnya dari zakat, sebaliknya yang dianggap lebih penting yaitu mengucapkan niat dalam hati saat akan menunaikan zakat.

  • Pemberi Sedekah Tidak Harus Bertemu Langsung dengan Penerima  Sedekah

Menurut Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, “Seorang pemberi zakat tidaklah harus menyatakan secara eksplisit(langsung) kepada penerima zakat bahwa dana yang ia berikan merupakan zakat. maka dari itu, apabila seorang pemberi zakat tanpa menyatakan atau memberi tahu kepada penerima zakat bahwa uang yang ia serahkan adalah zakat, maka zakatnya tetaplah sah.”

Kesimpulannya, hukum sedekah online adalah boleh dilakukan akan tetapi, Anda tidak boleh asal dalam memilih lembaga atau tempat menyalurkan sedekah. 

Salah satu lembaga penyaluran sedekah dan zakat adalah Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat (YKBIK) dapat membantu menerima dan menyalurkan dana zakat ataupun donasi dalam bentuk tunai atau barang bantuan lainnya untuk disalurkan kepada penerima yang berhak dan membutuhkan.

Jika Anda ingin menyalurkan donasi Anda ke Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat (YKBIK). Anda bisa menyalurkan nya dengan mengakses website Ykbik atau dengan mengirimkan donasi melalui  rekening berikut ini :

REKENING DONASI

BRI : 3313-01-000795-50-4

Mandiri : 167-00-0245958-3

BCA : 0663308049

Muamalat : 4580003446

A/n Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat

 

 

Bagaimana Bila Sudah Dewasa Tapi Belum Aqiqah ?

Bagaimana Bila Sudah Dewasa Tapi Belum Aqiqah ?

Sudah Dewasa Tapi Belum Aqiqah – Aqiqah adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW, jadi kita sebagai umat harus berusaha mengikuti apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Kata Aqiqah secara harfiah berarti rambut yang tumbuh di kepala bayi yang baru lahir. Sedangkan istilah aqiqah adalah ajaran Nabi Muhammad SAW untuk menyembelih hewan (domba) untuk kepentingan bayi, yaitu mencukur rambutnya dan memberinya nama.

Rasulullah saw bersabda, “Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelihkan untuknya pada hari ke tujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud).

Menurut para ulama arti dari setiap anak tergadai adalah bahwa bila bayi belum di lakukan aqiqah maka pembelaan anak terhadap orang tua kelak akan tertahan.

Tidak hanya itu, Ibnu al-Qayyim menambahkan bahwa aqiqah berguna untuk melepaskan godaan setan dari bayi yang baru lahir ke dunia. Menurut hadits-hadits sebelumnya, mayoritas ulama sepakat bahwa Aqiqah terjadi pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi.

sudah dewasa tapi belum aqiqah
image : kumparan

Akan tetapi, sering kita jumpai di masyarakat banyak anak-anak yang belum Aqiqah walaupun sudah dewasa. Lalu bagaimana hukumnya ? Ulama ulama memiliki berbagai pandangan yang berbeda dalam hal ini :

-Mazhab Maliki berpendapat bahwa bayi yang belum aqiqah kan setelah tujuh hari, maka menjadi gugur

-Mazhab Hambali berpendapat bahwa bila aqiqah sudah lewat dari tujuh hari, maka bila dilakukan pada hari ke 14, atau hari ke 21

-Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa aqiqah menjadi tanggung jawab orang tua khususnya ayah sampai anak tersebut baligh. Bila anak telah dewasa, maka gugurlah kewajiban orang tua untuk melakukan aqiqah nya namun anak dapat melakukan aqiqah sendiri.

Untuk mazhab Imam Syafi’i dijelaskan dalam kitab Tausyih Ala Fathil Qaribil Mujib oleh Imam Nawawi Banten. Beliau berkata “Bila bayi meninggal sebelum 7 hari maka sunnah aqiqah tidak gugur. 

Aqiqah tidak luput dari penundaan sampai datangnya hari ketujuh. Jika qurban ‘aqiqah ditunda sampai anak-anak dewasa, mulailah sunnah bagi orang tua. Artinya orang tua tidak wajib aqiqah kan anaknya karena berhubungan dengan anak yang sudah mapan atau dapat membiayai diri sendiri. Pada saat yang sama, agama memberikan hak untuk memilih siapa yang cukup umur untuk Aqiqah. 

Ulama lain berpendapat bahwa pelaksanaan aqiqah dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan kedua orang tua si bayi.

Sudah Dewasa Tapi Belum Aqiqah

Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata, “Hukum akikah adalah sunah muakad (sunah yang sangat dianjurkan). Aqiqah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan dengan seekor kambing. 

Tetapi, jika mencukupkan diri dengan seekor kambing bagi anak laki-laki, hal itu juga diperbolehkan. Anjuran akikah ini secara umum menjadi tanggung jawab sang ayah karena beliaulah yang menanggung nafkah anak.

Allah SWT berfirman dalam Q.S At-Taghabun : 16 yang artinya  “Bertakwalah kepada Allah semampu kalian.”

 

Cara Mentahnik Bayi yang Di Sunnahkan Dalam Islam

Cara Mentahnik Bayi yang Di Sunnahkan Dalam Islam

Cara Mentahnik Bayi – Bagi kita umat Islam, kelahiran bayi harus disambut dengan cara yang Islami. Selain mendengarkan adzan dan iqamah, kita juga disunahkan untuk mengamalkan tahnik bayi kita yang baru lahir.

Apa itu Tahnik ?

Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa tahnik adalah memasukkan sesuatu seperti kurma yang sudah dikunyah ke dalam mulut khususnya ke langit langit agar masuk dan di telan oleh bayi. Tujuannya agar anak terbiasa untuk memakan makanan yang berkah dan baik.

Cara mentahnik anak bayi adalah dengan membuka mulut anak agar (sesuatu yang dikunyah) bisa masuk ke perut.

Lebih dianjurkan untuk menggunakan kurma yang kering (tamr) tapi jika tidak ada maka diperbolehkan menggunakan kurma basah (ruthab). Bila tidak ada juga kurma maka madu bisa menjadi salah satu alternatif lainnya.

Cara Mentahnik Bayi
image credit : utusan.com.my

Menurut para ulama, tahnik ini merupakan sunnah berdasarkan beberapa hadits Nabi Muhammad SAW :

Dari Aisyah binti Abi Bakar ia berkata, “Ada bayi laki-laki yang dibawa kepada Nabi saw. Lalu beliau mentahniknya. Kemudian bayi itu kencing di pangkuan Nabi dan beliau memercikkan air di atas kencing tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian ada hadits Abu Burdah dari Abu Musa, dia berkata, “Aku pernah dikaruniai anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi saw, maka beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebiji kurma (tamr).” (HR. Bukhari)

Sebagai amalan sunnah, tahnik harus memiliki beberapa keutamaan. Dalam kitab Fath al-Bari bahwa tahnik dapat melatih dan menguatkan seorang anak untuk bisa makan.

Selain itu, tahnik dilakukan agar yang pertama masuk ke rahim bayi adalah yang paling manis, karena Rasulullah SAW tahnik bayi dengan kurma.

Dilansir dari muslim.or.id Syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, antara Ibadah dan Manfaat Kesehatan

Ibadah dan mentauhidkan Allah Ta’ala merupakan tujuan penciptaan manusia. Allah Ta’ala berfirman,

وَما خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku” (QS. Adz-Dzariyat [51]: 56).

Di atas pondasi inilah, seluruh ajaran dan syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpangkal, yaitu untuk mentauhidkan Allah Ta’ala dan menjauhkan umatnya dari kemusyrikan. Allah Ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul untuk tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ’Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah thaghut’” (QS. An-Nahl [16]: 36).

4 Contoh Sedekah Jariyah Yang Bisa DiLakukan

4 Contoh Sedekah Jariyah Yang Bisa DiLakukan

Contoh Sedekah Jariyah – Amal jariyah merupakan salah satu amalan sedekah yang apabila dikerjakan maka pahalanya  tak akan terputus bahkan hingga ajal menjemput. Hal ini seperti tertuang dalam hadits berikut ini :

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim).

Dari hadis di atas bisa diketahui bahwa ada 3 amalan yang tak akan pernah terputus pahalanya dimana salah satunya adalah sedekah jariyah. Lantas apa saja contoh sedekah jariyah? Berikut adalah 5 contohnya :

1. Membangun Masjid

Masjid merupakan rumah beribadah bagi umat muslim, membangun masjid tentu akan mendapatkan banyak pahala dan keberkahan. Salah satunya adalah nilai pahalan yang akan secara terus menerus mengalir meskipun pembuat masjid sudah meninggal.

Selain itu, terdapat jaminan untuk orang yang membangun masjid mendapat tempat terbaik di surga kelak. Seperti yang tertuang dalam hadis berikut ini :

“Barangsiapa yang membangunkan sebuah masjid kerana Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

2. Mengajarkan Ilmu yang Bermanfaat

Mengajarkan serta menyebarkan ilmu yang bermanfaat untuk menolong sesama juga termasuk salah satu amalan sedekah jariyah. Seperti seorang guru yang mengajarkan pelajaran kepada muridnya ataupun seorang guru mengaji yang mengajarkan muridnya untuk hafal al qur’an. Apapun bentuk dari tersebarnya ilmu yang bermanfaat, maka orang yang melakukannya akan mendapatkan pahala dari perbuatannya selama ilmu yang diajarkan bermanfaat untuk orang lain.

3. Membangun Sekolah

Sekolah merupakan tempat untuk menuntut ilmu. Membangun sekolah tentunya akan mengalirkan pahala kebaikan selama sekolah itu berdiri bagi si pembangun meski sudah meninggal.  

Baca Juga : 5 Keunggulan Website Donasi Online 

4. Sedekah Harta

Sedekah harta merupakan salah satu sedekah jariyah yang pahalanya tidak akan pernah putus. Karena harta yang disedekahkan tersebut bertujuan untuk membantu sesama. Di mana dirinya meminjamkan hartanya kepada Allah untuk kemaslahatan dan kebaikan umat manusia yang kemudian, Allah akan menggantinya dengan balasan yang berlipat ganda.

Hal ini seperti yang tertuang dalam firman Allah di dalam Al quran yang berbunyi:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali- Imron ayat 92)

Bakti Sosial Syawalan YKBIK 2021

Bakti Sosial Syawalan YKBIK 2021

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Keselamatan dan kesejahteraan semoga senantiasa Allah limpahkan kepada para donatur dan para dermawan yang InsyaAllah dibalas kebaikannya oleh Allah, beserta rahmat Allah dan barakah-Nya, semoga dilimpahkan pula kepada kepada hamba-hamba-Nya yang shalih, aamiin. Mengabarkan kembali kegiatan di penghujung bulan ini, Alhamdulillah pada tanggal 28-29 Mei ini telah terlaksana kembali beberapa kegiatan Bakti Sosial Syawalan, yaitu kegiatan Do’a Bersama, Halal Bihalal, Berbagi Makanan siap saji, sekaligus santunan untuk yatim, dhuafa, difabel dan Lansia Pra sejahtera dengan izin-Nya melalui tangan hamba-hambanya yang dermawan dan murah hati, dapat berjalan dengan baik dan lancar, Insyaa Allah menjadi rutinitas yang bermanfaat dan diberkahi-Nya. Aamiin

Alhamdulillah, program Bakti Sosial yang digagas oleh Yayasan Komitmen Bersama Indonesia Kuat ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat, terlebih di tengah situasi pandemi covid-19 saat ini. Bantuan yang diberikan berupa makanan, uang santunan, dan beragam bantuan lainnya yang insyaaAllah bermanfaat. Bantuan ini berasal dari para donatur yang bersedia mengikhlaskan sebagian hartanya untuk membantu saudara-saudara seiman yang sedang kesulitan baik itu kaum dhuafa, lansia, hingga para penyandang disabilitas, yang kemudian dikelola dan disalurkan oleh yayasan.

Beragam kegiatan kemanusiaan di Bakti Sosial ini juga dapat berjalan lancar berkat uluran tangan dari banyak pihak termasuk volunteer dan relawan yang telah bersedia menyumbangkan keringat dan lelahnya di jalan Allah. Semoga keringat dan lelahnya menjadi saksi di yaumul akhir nanti amiinnn.

Terlihat tawa kembali terpancar dari wajah para dhuafa, yatim, dan lansia pada saat kegiatan ini berlangsung. Kebahagiaan yang nampaknya sangat dirindukan oleh para dhuafa, yatim, dan lansia. Tak  hanya mereka, rasa indahnya berbagi pun tercermin dari wajah para relawan dan volunteer. Kegiatan ini seakan menjadi objek yang dapat membangunkan rasa syukur yang sedang tidur dalam hidup kita.

Semoga Allah meridhoi segala amal kebaikannya dan memberikan balasan yang setimpal, Allah senantiasa lapangkan jalannya dan memudahkan jalannya dalam mewujudkan yang menjadi do’a-cita-cita, harapan juga kebahagiaan dan tujuan hidupnya.

 

Terima kasih,

Salam santun dari adik-adik yatim dan pengurus YKBIK

Kekuatan Sebuah Doa

Kekuatan Sebuah Doa

Kekuatan Sebuah Doa – Doa ibarat senjata bagi orang mukmin. Doa sudah menjadi kebutuhan seorang hamba kepada Allah SWT sebagai wujud rasa syukur.

Namun, masih banyak dari kita yang enggan untuk berdoa atau ragu-ragu dan tidak yakin bahwa doa itu benar, padahal Allah SWT telah berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ  ١٨٦

Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (Jawablah), sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka, hendaknya mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”(Qs Al-Baqarah:186).

Allah SWT maha Kuasa atas segala sesuatu dan tentunya dapat mengabulkan doa doa setiap hamba Nya selama tidak mengandung perbuatan dosa dan negatif. 

Kekuatan Sebuah Doa

Doa adalah senjata orang-orang yang beriman dalam segala kondisi dan situasi serta harus banyak bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bahkan dalam keadaan berduka kita sebagai seorang hamba dihimbau untuk selalu berdoa untuk diberi kekuatan dan kesabaran.

Demikian doa, insya Allah, tentu memotivasi kita untuk optimis menghadapi hidup, menciptakan semangat menata masa depan dan jauh dari bisikan berbagai bisikan setan yang menggerogoti iman kita.

Allah SWT memerintahkan semua hamba-Nya untuk banyak berdoa dan meminta. Sering berdoa merupakan pertanda bahwa setiap insan membutuhkan pertolongan dari sang Pencipta yaitu Allah SWT. Banyak berdoa hakikatnya adalah menambah ibadah kepada Allah SWT.

لِيَسْئَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ أَوْ حَوَائِجَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ وَحَتَّى يَسْأَلَهُ الْمِلْحَ

Hendaklah salah seorang diantara kamu sekalian meminta kepada Tuhannya akan segala kebutuhannya hingga meminta tali sandalnya yang putus atau sampai meminta garam sekalipun.” (HR. At-Tirmidzi no. 3604).

Orang beriman akan selalu butuh kepada Allah Swt, ia merasa dirinya tak memiliki kekuatan tanpa bersandar serta bertawakal kepada Dzat Yang Maha Perkasa dan Bijaksana. Selayaknya, seorang mukmin tidak memiliki sifat sombong dengan meremehkan pentingnya sebuah doa.

Sebuah kenyataan memprihatinkan ketika banyak kaum muslimin terjebak dalam kesyirikan dengan berdoa kepada Allah Swt. Bukankah Nabi Saw menyatakan bahwa doa adalah ibadah?

Setiap orang yang beriman pasti membutuhkan kehadiran Allah SWT di dalam hatinya. Karena apapun yang terjadi dalam dunia ini pasti merupakan takdir dan ketentuan Allah SWT dan kita sebagai hamba tidak boleh mengandalkan kekuatan apapun kecuali Allah SWT. Faktanya, orang yang tidak percaya sombong dan meremehkan pentingnya shalat.

Hendaklah kaum muslimin selalu menjaga segala amal ibadahnya yaitu dengan menjalankan segala perintah Nya dan menjauhi segala larangan Nya agar termasuk orang orang yang bertaqwa.

Namun bila ada orang yang berdoa selain kepada Allah SWT maka doa yang ia lakukan hanya akan sia sia justru ia akan dimurkai oleh Allah SWT karena menyekutukan Allah SWT.

Banyak kesusahan diangkat, penyakit disembuhkan, kesuksesan diraih, dan berbagai prahara kehidupan dapat diselesaikan dengan doa dan pertolongan Allah ta’ala.

Sesuatu yang sepertinya mustahil terjadi bisa jadi kenyataan indah karena kekuatan sebuah doa yang diucapkan dengan ikhlas kepada Allah, dengan kesabaran yang disertai keimanan yang mantap hanya fokus pada pertolongan Allah Ta’ala.

Oleh karena itu saudara-saudaraku janganlah kamu menyembah kepada selain Allah karena itu akan membuat kita dalam keadaan tersesat.

Dengan berdoa kepada Allah SWT dan hanya mengharapkan ridho dan pertolongan Nya niscaya banyak Banyak kesulitan teratasi, penyakit menjadi sembuh.

Sesuatu yang kelihatannya mustahil bisa menjadi kenyataan yang indah karena kekuatan doa yang dipanjatkan dengan ikhlas kepada Allah, sabar dengan iman yang teguh, dan hanya tertuju pada pertolongan Allah SWT.

Namun bila kita sudah sering berdoa tapi belum juga dikabulkan oleh Allah, percayalah Allah SWT mencintai orang orang yang khusuk berdoa kepada Nya. Bisa jadi doa yang anda panjatkan bukannya belum dikabul tetapi sudah dikabulkan dalam bentuk yang lain berupa kesehatan, keselamatan, keberkahan hidup.  Yang pasti, Allah Maha Mendengarkan lagi maha Mengabulkan do’a.

Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan

Amalan Bulan Syawal yang Dianjurkan

Amalan Bulan Syawal – Bulan Syawal adalah bulan terbaik setelah Ramadhan, maka dari itu sangat dianjurkan bagi umat islam untuk tidak berhenti melakukan ritual dan ibadah.

Bulan Syawal merupakan tanda kemenangan bagi seluruh umat Islam setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Berikut merupakan amalan yang biasa dan dianjurkan dilakukan pada bulan Syawal diantaranya :

1. Itikaf

Melakukan I’tikaf juga dianjurkan untuk dilakukan pada bulan selain bulan Ramadhan yaitu bulan syawal. Itikaf menurut wikipedia merupakan  berdiam diri di masjid dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridaan Allah dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya.

2. Puasa 6 Hari

Puasa enam hari pada Syawal setara dengan puasa selama satu tahun, yang merupakan amalan yang sangat mulia. Puasa Syawal menunjukkan bahwa Allah SWT menerima amalan ibadah di bulan Ramadhan, dan merupakan tanda syukur hingga Allah SWT mengampuni.

baca juga: Bakti Sosial Syawalan YKBIK 2021

3. Shalat Idul Fitri

Bulan Syawal sebagai bulan kemenangan, karena pada awal bulan Syawal yaitu tanggal 01 Syawal dilakukan shalat idul fitri, karena shalat idul fitri tidak dapat dikerjakan pada bulan lain.

4. Menyantap Kurma

Sebelum melakukan ibadah shalat idul fitri, dianjurkan untuk menyantap kurma

5. Silaturahmi

Silaturahmi adalah kebiasaan bulan Syawal dengan saling bermaaf maaf an sesama umat islam salah satu caranya dengan saling mengunjungi.

6. Meningkatkan Ibadah

Bulan syawal adalah bulan yang dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, karena syawal sendiri secara harfiah memiliki arti peningkatan.

7. Memperbanyak Puasa Sunnah

Memperbanyak puasa sunnah merupakan salah satu yang amalan bulan syawal dianjurkan juga.

8. Bersedekah

Bersedekah kepada anak anak yatim dan juga fakir miskin merupakan salah satu amalan yang mulia. Selain itu juga dianjurkan untuk melaksanakan doa dan dzikir bersama sebagai bentuk rasa syukur dan agar mendapat keberkahan dari Allah SW.

Home

Laporan

Donasi

Blog

Chat