Pendidikan yang layak harus didukung dengan fasilitas dasar yang memadai, terutama akses terhadap air bersih. Namun, hal ini sempat menjadi tantangan besar bagi Pondok Pesantren Hidayatus Sundus yang berlokasi di Kampung Cileuweung, Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, Banten.
Berdiri sejak akhir tahun 2019, pesantren ini membina 25 santri, di mana 12 di antaranya adalah santri mukim yang menetap dan menuntut ilmu secara gratis tanpa biaya mondok. Untuk bertahan sehari-hari, mereka memenuhi kebutuhan secara mandiri, mulai dari mencari bahan makanan hingga memasak bersama.


Mengapa Sumur Bor Sangat Mendesak?
Ketersediaan air bersih menjadi kendala utama dalam keberlangsungan aktivitas pesantren. Sumur lama yang ada hanya berskala kecil dengan debit air yang sangat terbatas. Pada jam-jam sibuk seperti saat mandi, wudu, atau memasak air sering kali tidak mencukupi.
Kondisi ini memaksa para santri harus bergantian memutar otak, bahkan tak jarang terpaksa berbagi pemakaian dengan fasilitas kamar mandi santri putri demi menghemat air. Masalah ini semakin pelik karena penampungan air (toren) berkapasitas 500 liter yang mereka miliki sudah bocor dan tidak dapat digunakan lagi. Tentu saja, keterbatasan ini berdampak langsung pada kebersihan lingkungan, kesehatan santri, dan kelancaran proses belajar mengajar.
Hadirnya Solusi dari Yayasan Komitmen Bersama
Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Yayasan Komitmen Bersama tergerak untuk memberikan solusi nyata. Pembangunan sumur bor air bersih yang layak, berdebit tinggi, dan berkelanjutan menjadi program prioritas agar para santri bisa kembali fokus belajar tanpa harus khawatir kehabisan air untuk wudu maupun kebutuhan harian lainnya.

1. Survei Lokasi dan Geolistrik (20 Januari & 2 Februari 2026)
Langkah pertama yang dilakukan tim adalah memastikan titik sumber air terbaik. Survei lokasi dilakukan pada 20 Januari, disusul dengan pengukuran geolistrik pada 2 Februari untuk memetakan akuifer (lapisan pembawa air) di bawah tanah agar sumur tidak mudah kering saat kemarau.
2. Proses Pengeboran (Mulai 11 Februari 2026)
Setelah titik mata air ditentukan, alat berat diturunkan dan proses pengeboran tanah mulai dilakukan oleh tim teknisi.

3. Pemasangan Pipa Casing & Pompa Satelit (12 Februari 2026)
Sehari setelah pengeboran mencapai kedalaman ideal, tim langsung melakukan pemasangan pipa casing. Di hari yang sama, pompa air rendam (satelit) dengan spesifikasi Shimizu 3/4 PK dipasang agar air dapat disedot dengan tenaga yang maksimal namun tetap efisien.
4. Instalasi Menara Air, Pipa, dan Toren (18 – 19 Februari 2026)
Untuk menggantikan toren lama yang bocor, tim membangun menara air besi yang kokoh dan menaikkan toren baru. Setelah menara siap, dilanjutkan dengan tahap plumbing atau instalasi jalur pipa dari pompa satelit menuju toren, lalu disalurkan ke keran-keran di kamar mandi dan area wudu santri.


Peresmian Sumur Bor dan Senyum Syukur Para Santri (20 Februari 2026)
Hari peresmian menjadi momen yang sangat mengharukan. Para santri berkumpul dengan penuh antusias menyaksikan secara langsung air bersih yang kini dapat mereka akses dengan lebih mudah. Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah para santri.
Kami segenap tim Yayasan Komitmen Bersama dan keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatus Sundus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya.

Apa yang Anda berikan bukan sekadar air, melainkan sebuah denyut kehidupan baru bagi para penuntut ilmu agama. Insyaallah, setiap tetes air yang mengalir dan digunakan oleh para santri untuk bersuci, mengambil wudu, melaksanakan salat, menghafal Al-Qur’an, dan merawat kebersihan diri, akan mengalirkan pahala jariyah yang tak pernah terputus bagi Anda dan keluarga. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Anda dengan keberkahan rezeki, kesehatan, dan perlindungan di dunia maupun di akhirat. Amin Ya Rabbal Alamin.
Ponpes Hidayatus Sundus hanyalah satu dari sekian banyak pesantren dan pelosok desa yang masih berjuang melawan krisis air bersih. Masih banyak saudara-saudara kita para santri yang harus menempuh jarak berkilo-kilometer atau menggunakan air keruh demi bertahan hidup.
Jangan biarkan aliran kebaikan ini berhenti di sini. Bersama Yayasan Komitmen Bersama kita alirkan lebih banyak lagi kebahagiaan dan kehidupan ke berbagai pelosok negeri melalui program Wakaf Sumur Bor.
Salurkan Donasi/Wakaf Terbaik Anda melalui:
Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 717 711 5309
a.n. Yayasan Komitmen Bersama
Satu tetes air yang Anda wakafkan, adalah ribuan doa yang mengalir dari para penghafal Al-Qur’an. Mari berwakaf sekarang!
