Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Perlu Diamalkan Setiap Muslim

Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Perlu Diamalkan Setiap Muslim

Hari Jumat adalah hari yang penuh kemuliaan dan keberkahan bagi umat Islam. Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Pada hari inilah banyak keutamaan dan pahala yang Allah ﷻ limpahkan bagi hamba-hamba-Nya yang beribadah.

Karena keistimewaan itu, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah ﷺ untuk dikerjakan pada hari Jumat. Amalan-amalan ini tidak hanya mendekatkan kita kepada Allah ﷻ, tetapi juga memberikan ketenangan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam hidup.

Sobat YKB, tentu sayang sekali kalau kita melewatkan kesempatan berharga ini tanpa melakukan amalan sunnah yang telah diajarkan Rasulullah ﷺ. Dengan mengamalkannya, insyaAllah hidup kita akan lebih berkah dan dipenuhi kebaikan.

Berikut adalah amalan sunnah di hari Jumat yang penting diketahui dan diamalkan:


1. Membaca Surah Al-Kahfi

 

Salah satu sunnah yang sangat dianjurkan pada hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan memberikan cahaya (petunjuk) kepadanya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim dan Baihaqi)

Amalan ini bisa dilakukan sejak malam Jumat (setelah Maghrib Kamis) hingga menjelang Maghrib hari Jumat. Membaca Surah Al-Kahfi juga menjadi pelindung dari fitnah Dajjal kelak.

Contoh amalan sehari-hari: Setelah shalat Subuh atau sebelum berangkat kerja, luangkan waktu membaca Surah Al-Kahfi minimal satu kali setiap Jumat.


2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi ﷺ

 

Hari Jumat adalah hari yang istimewa untuk memperbanyak membaca shalawat. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya hari yang paling utama adalah hari Jumat. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan sampai kepadaku.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i)

Contoh amalan sehari-hari: Saat menunggu waktu shalat Jumat di masjid, perbanyaklah shalawat seperti “Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad”.


3. Mandi Sunnah Jumat dan Berpakaian Rapi

 

Sunnah berikutnya adalah mandi sebelum berangkat shalat Jumat, memakai pakaian terbaik, serta mengenakan wangi-wangian. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa mandi pada hari Jumat, memakai pakaian terbaiknya, lalu pergi shalat Jumat dengan tenang dan mendengarkan khutbah, maka diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Contoh amalan sehari-hari: Biasakan mandi sebelum shalat Jumat, memakai baju bersih atau baju koko, menggunakan minyak wangi, serta memotong kuku agar lebih bersih dan rapi.


4. Datang Lebih Awal ke Masjid

 

Keutamaan datang lebih awal untuk shalat Jumat sangat besar. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa berangkat shalat Jumat pada jam pertama, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor unta. Barang siapa berangkat pada jam kedua, seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Contoh amalan sehari-hari: Datang ke masjid lebih awal, gunakan waktu untuk membaca Al-Qur’an, berzikir, atau shalat sunnah tahiyyatul masjid sebelum khutbah dimulai.


5. Memperbanyak Doa dan Dzikir

 

Hari Jumat memiliki satu waktu mustajab di mana doa tidak akan ditolak. Waktu tersebut disebutkan berada antara ashar hingga maghrib. Oleh karena itu, perbanyaklah doa dan dzikir pada hari Jumat.

Contoh amalan sehari-hari: Setelah shalat Ashar, luangkan waktu untuk berdoa memohon ampunan, kesehatan, rezeki halal, serta kebaikan dunia dan akhirat.


6. Bersedekah di Hari Jumat

 

Hari Jumat adalah waktu terbaik untuk bersedekah. Banyak ulama mengatakan bahwa sedekah di hari Jumat lebih utama dibandingkan hari-hari lain. Sedekah tidak selalu berupa uang, bisa juga makanan, bantuan kepada orang tua, anak yatim, atau dhuafa.

Contoh amalan sehari-hari: Menyisihkan sedikit rezeki untuk kotak amal masjid, membantu tetangga yang kesulitan, atau berdonasi melalui lembaga sosial terpercaya.


7. Shalat Sunnah dan Membaca Al-Qur’an

 

Selain shalat wajib, memperbanyak shalat sunnah dan membaca Al-Qur’an di hari Jumat sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ mencontohkan banyak beribadah di hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah ﷻ.

Contoh amalan sehari-hari: Membaca surat Yasin, shalat sunnah dhuha, atau memperbanyak istighfar di sela-sela aktivitas.


Penutup

Hari Jumat bukan hanya hari biasa, tetapi hari penuh keberkahan yang Allah ﷻ hadiahkan bagi umat Islam. Dengan mengamalkan amalan sunnah di hari jumat,  seperti membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak shalawat, mandi sunnah, datang lebih awal ke masjid, memperbanyak doa, hingga bersedekah, kita akan mendapatkan pahala berlipat ganda dan hidup yang penuh berkah.

Mari jadikan hari Jumat sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, membersihkan hati, dan berbagi kebaikan. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba yang memanfaatkan kemuliaan hari Jumat dengan sebaik-baiknya.

Keceriaan Lomba 17 Agustus Part 2: Keceriaan, Sportivitas, dan Kebersamaan Anak Yatim

Keceriaan Lomba 17 Agustus Part 2: Keceriaan, Sportivitas, dan Kebersamaan Anak Yatim

Alhamdulillah, rangkaian acara dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia di Yayasan Komitmen Bersama berlanjut ke Part 2 yang tak kalah meriah. Pada Sabtu, 10 Agustus 2024, halaman yayasan kembali dipenuhi tawa riang anak-anak yatim dan binaan yang ikut serta dalam perlombaan seru. Suasana sore itu penuh semangat kebersamaan, kegembiraan, dan keceriaan.

Keseruan Lomba Tarik Tambang, Bulu Tangkis, dan Futsal Bersama Anak Yatim

Lomba Bulu Tangkis: Seru dan Penuh Kejutan

Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 WIB dengan lomba bulu tangkis. Dari anak-anak yang masih belajar memegang raket hingga yang sudah lihai bermain, semuanya tampil penuh semangat. Ada momen lucu ketika beberapa anak bingung memukul kok, namun sorak-sorai teman-temannya membuat suasana makin hangat.

Keseruan Lomba Tarik Tambang, Bulu Tangkis, dan Futsal Bersama Anak Yatim

Tak disangka, ada juga anak-anak laki-laki yang menunjukkan bakat luar biasa dalam bermain. Mereka berhasil melaju ke babak semi final, dan pertandingan semakin sengit. Namun final bulu tangkis belum dimainkan hari itu—karena sudah ditentukan akan digelar pada tanggal 16 Agustus di GOR setempat, sekaligus menjadi puncak penyerahan hadiah.

Tarik Tambang: Paling Ditunggu Anak-Anak

Setelah bulu tangkis selesai, ternyata banyak anak yang tak sabar menunggu lomba tarik tambang. Sorak-sorai semakin heboh ketika tim dibagi menjadi kelompok kecil dan besar agar pertandingan terasa seimbang.

Lomba Tarik tambang anak yatim

Di sini, bukan hanya soal menang atau kalah, tapi lebih kepada kebersamaan yang tercipta. Anak-anak berusaha sekuat tenaga menarik tali, tawa pecah saat ada yang terjatuh bersama, dan semua itu menjadi momen yang sulit dilupakan. Energi kebersamaan inilah yang membuat lomba tarik tambang jadi salah satu favorit di sore itu.

Futsal: Antusias dari Anak Laki-Laki

Tak kalah seru, lomba berikutnya adalah futsal. Anak-anak dibagi menjadi 4 tim—2 tim laki-laki dan 2 tim perempuan. Uniknya, futsal ini tidak pakai sistem panjang, langsung menuju babak final. Permainan berjalan penuh semangat dan sportivitas. Anak-anak berlari, menendang bola, dan sesekali saling tertawa meski harus jatuh bangun di lapangan sederhana yang dipakai.

Kemenangan bukan tujuan utama, melainkan kebersamaan yang tercipta di antara mereka. Sorak-sorai penonton, baik dari anak-anak maupun pembina, membuat suasana semakin hidup dan penuh warna.


Puncak Acara: Final Bulu Tangkis & Pembagian Hadiah

Setelah rangkaian lomba pada 10 Agustus, acara dilanjutkan kembali pada 16 Agustus 2024. Hari itu menjadi momen puncak dengan digelarnya final bulu tangkis di GOR.

Keseruan Lomba Tarik Tambang, Bulu Tangkis, dan Futsal Bersama Anak Yatim

Setelah final bulu tangkis selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah untuk semua lomba. Senyum merekah dik-anak saat menerima hadiah yang sudah disiapkan. Walau sederhana, kebahagiaan mereka sangat terasa dan menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan momen berbagi tawa dan kebersamaan.

Penutup: Terima Kasih untuk Semua yang Terlibat

Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir berjalan dengan lancar. Semangat anak-anak dalam menyambut kemerdekaan Indonesia sungguh luar biasa.

Kegiatan lomba ini bukan hanya menjadi wadah untuk bersenang-senang, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi. Semoga semangat kemerdekaan ini selalu menginspirasi kita semua untuk terus berbagi dan menebar kebahagiaan.


 

 

Menjadi Pahlawan Masa Kini: Selamatkan Masa Depan Anak Yatim yang Terancam Putus Sekolah

Menjadi Pahlawan Masa Kini: Selamatkan Masa Depan Anak Yatim yang Terancam Putus Sekolah

17 Agustus selalu dirayakan dengan penuh semangat, bendera dikibarkan, lagu kebangsaan dinyanyikan, dan berbagai lomba meriah digelar. Kita bebas bersuara, bebas belajar, bebas bermimpi. Tapi di sudut-sudut desa, gang-gang sempit kota, hingga pelosok negeri masih banyak anak-anak yang belum sepenuhnya merasakan arti kemerdekaan.

Mereka adalah anak-anak yatim. Yang sejak kecil sudah kehilangan sosok pelindung, pencari nafkah utama dalam keluarga. Banyak dari mereka harus mengubur mimpi sekolah hanya karena tidak punya seragam, tidak mampu bayar SPP, atau harus membantu ibu bekerja demi sesuap nasi.

Mereka bangun pagi bukan untuk berangkat ke sekolah, tapi untuk mengais sisa sayur di pasar. Mereka tidak merengek minta dibelikan buku baru, karena mereka sudah belajar menerima hidup apa adanya. Padahal mereka juga punya hak yang sama: hak untuk belajar, tumbuh, dan bermimpi.

Data dari berbagai laporan sosial menunjukkan bahwa masih banyak anak yatim di Indonesia yang putus sekolah karena ketiadaan biaya, bahkan sejak duduk di bangku SD. Banyak dari mereka harus membantu ibunya berjualan, memulung, atau menjadi buruh cilik demi bisa makan hari itu juga.

Mereka tumbuh terlalu cepat karena tuntutan hidup, bukan karena pilihan. Di usia yang seharusnya bermain dan belajar, mereka justru dibebani tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Tidak ada buku, tidak ada seragam, tidak ada kesempatan belajar seperti anak-anak lainnya. Bahkan, ada anak yang menangis hanya karena ingin sekali punya sepatu sekolah seperti teman sebayanya

Kemerdekaan seharusnya bermakna bebas dari penderitaan dan kebodohan. Namun bagi sebagian anak yatim, kemerdekaan hanyalah kata-kata, karena hidup mereka masih terkekang oleh keterbatasan ekonomi dan ketidakadilan sosial.

Mereka hidup dalam bayang-bayang kehilangan dan kekurangan. Tidak hanya kehilangan sosok ayah atau ibu, tetapi juga kehilangan akses pada pendidikan, gizi layak, dan pengasuhan yang aman. Di pelosok negeri, masih banyak anak-anak yang belajar mengaji dari iqro robek dan usang, atau belajar membaca dengan buku bekas yang harus digunakan bergantian.

Pahlawan untuk anak yatim bukanlah sekadar gelar kosong. Di era sekarang, menjadi pahlawan tidak harus mengangkat senjata. Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari perubahan besar. Kita bisa menjadi pahlawan masa kini yang mengangkat masa depan mereka dari kegelapan menuju harapan. Melalui program beasiswa pendidikan, donasi iqro dan Al-Qur’an, berbagi makan sehat, hingga bantuan sembako untuk keluarga mereka, setiap rupiah dari kita akan menjadi cahaya bagi anak-anak yang selama ini hidup dalam gelap.

Mari jadikan kemerdekaan ini bermakna dengan ikut ambil bagian dalam program-program kebaikan berikut:

📖 1. Sedekah Al-Qur’an dan Iqro

Pahlawan untuk Anak Yatim

Bantu anak-anak yatim dan santri di pelosok untuk bisa mengaji dengan layak.
🔗 Donasi Sekarang → ykb.or.id/sedekah-quran-pelosok-negri

🎓 2. Beasiswa Pendidikan Anak Yatim

Pahlawan untuk Anak Yatim

Dukung mereka untuk tetap sekolah dan mengejar cita-cita.
🔗 Donasi Beasiswa Pendidikan → ykb.or.id/beasiswa-pendidikan yatim

🍱 3. Program Makan Sehat untuk Anak Yatim

Pastikan perut mereka kenyang agar bisa tumbuh dengan sehat dan semangat.
🔗 Donasi Makan Sehat → ykb.or.id/berbagi-makan-sehat

🛍️ 4. Santunan dan Kebutuhan Harian

Pahlawan untuk Anak Yatim

Untuk keperluan pakaian, perlengkapan belajar, dan kebutuhan pokok lainnya.
🔗 Donasi Umum → ykb.or.id/santunan-pendidikan

Bersama Kita Bisa: Ayo Jadi Pahlawan untuk Anak Yatim

Kemerdekaan tidak akan lengkap bila masih ada anak-anak yang menangis karena tidak bisa sekolah, tidak bisa mengaji, atau sekadar tidak punya makan malam. Kita bisa menjadi pahlawan untuk mereka. Dengan berdonasi, Anda tidak hanya memberi bantuan—Anda memberi harapan.

Yuk Jadi Bagian dari Perubahan!

Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan cara yang berbeda.
Jadilah bagian dari perjuangan mewujudkan kemerdekaan sejati untuk anak-anak yatim dan dhuafa di Indonesia.

🔗 Anda bisa berdonasi melalui:
🌐 www.ykb.or.id
💳 Rekening BSI: 717 711 5309 a.n Yayasan Komitmen Bersama
📱 WhatsApp Layanan Donatur: 62 851-7234-6299
📲 Instagram & Facebook: ykb.idn

 

Rangkaian Kemeriahan 17 Agustus & Milad Yayasan Komitmen Bersama 2025: Tawa, Kreativitas, dan Kebersamaan yang Tak Terlupakan

Rangkaian Kemeriahan 17 Agustus & Milad Yayasan Komitmen Bersama 2025: Tawa, Kreativitas, dan Kebersamaan yang Tak Terlupakan


Sobat YKB, setiap bulan Agustus, ada satu momen yang selalu dinanti oleh seluruh rakyat Indonesia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Bendera merah putih berkibar di setiap sudut jalan, gapura dihiasi dengan cat warna-warni, dan suara anak-anak yang berlatih lomba terdengar di kampung-kampung.

Sejak puluhan tahun lalu, perayaan 17 Agustus bukan hanya jadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan. Di setiap daerah, kita bisa menemukan lomba-lomba khas seperti tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, hingga panjat pinang yang selalu menghadirkan tawa dan keceriaan.

Nah, di Yayasan Komitmen Bersama, tradisi ini juga tidak pernah dilewatkan. Setiap tahun, anak-anak yatim dan binaan yayasan selalu diajak ikut merasakan Semarak lomba 17 Agustus. Bagi mereka, ini bukan sekadar lomba, tapi juga momen untuk belajar tentang semangat perjuangan, kebersamaan, dan persaudaraan.


Semarak Lomba 17 Agustus Bersama Yayasan Komitmen Bersama

Tahun 2025 terasa lebih istimewa. Selain memperingati HUT RI ke-80, kita juga merayakan Milad Yayasan Komitmen Bersama. Dua momen besar ini akhirnya dipadukan jadi satu rangkaian acara yang meriah, penuh warna, dan tentu saja penuh makna.

Mulai dari lomba indoor di aula yayasan hingga nanti ada lomba outdoor di lapangan, semuanya dikemas supaya anak-anak bisa ikut aktif, semangat, dan merasakan kebahagiaan bersama-sama.


Minggu, 2 Agustus 2025, menjadi pembuka dari seluruh rangkaian Semarak lomba 17 Agustus. suasana pagi di aula Yayasan Komitmen Bersama pada Minggu, 2 Agustus 2025, terasa berbeda dari biasanya. Begitu anak-anak yatim dan binaan datang, wajah-wajah ceria langsung memenuhi ruangan. “Kak, lombanya mulai jam berapa?” tanya salah satu anak. Sejak awal, semangat itu sudah terasa mereka nggak sabar buat ikutan rangkaian lomba seru yang disiapkan panitia.

Lomba Pertama: Mewarnai Penuh Imajinasi

Lomba dimulai dengan mewarnai. Begitu kertas dan pensil warna dibagikan, anak-anak langsung menunduk serius. Ada yang memegang pensil warna dengan hati-hati, ada juga yang mengganti warna berkali-kali karena pengen hasilnya beda dari yang lain.

Kreasi Clay: Uniknya Gurita Buatan Tangan

Dilanjutkan dengan kreasi clay, suasana makin riuh. Kak Roby di depan memberi contoh membuat gurita. “Kakinya delapan ya, jangan lupa,”

Tapi hasil anak-anak? Jauh lebih kreatif! Ada yang membuat gurita dengan pita merah, ada yang menambah topi mini, bahkan ada yang bikin gurita mirip alien. Semua karya dipamerkan di meja, jadi ajang foto-foto bareng.

Ada anak yang awalnya minder karena clay-nya nggak bisa dibentuk. Tapi dengan dorongan teman-temannya, akhirnya dia berhasil juga bikin gurita versi dirinya sendiri. Saat ditaruh di meja, ia berkata pelan, “Aku bisa juga, ya Kak…”

Estafet Bola: Fokus Tapi Tetap Heboh

Keseruan lomba estafet bola 17 agustus di yayasan komitmen bersama

Lomba estafet bola jadi ajang seru-seruan lain. Anak-anak pegang sendok berisi bola, maju dengan hati-hati, lalu mengoper ke temannya. Ada yang berhasil mulus, ada juga yang bolanya jatuh berkali-kali, tapi tetap lanjut dengan tawa.

Keseruan Lomba Baju & Balon

Ketawa makin pecah saat lomba baju & balon dimulai. Aturannya gampang: sambil pakai baju, balon harus tetap dipukul ke atas biar nggak jatuh. Tapi prakteknya? Jauh lebih susah. Ada yang sibuk dengan bajunya sampai balon jatuh, ada juga yang sibuk sama balon sampai bajunya kebalik.

Lomba joget balon berpasangan

Joget Balon Berpasangan

Nah, ini lomba yang selalu sukses bikin semua ngakak—joget balon berpasangan. Musik diputarkan, dari lagu riang sampai dangdut koplo, pasangan demi pasangan joget sambil menjaga balon tetap di tempat.


Lalu tibalah saat yang ditunggu, yaitu pembagian hadiah. Pemenang maju satu per satu, wajahnya sumringah sambil nerima bingkisan. Tapi yang bikin hangat, anak-anak yang belum menang pun tetap tersenyum karena semua dapat kesempatan bersenang-senang.


Baru Awal dari Kemeriahan

Sobat YKB, semua ini baru awal. Minggu depan masih ada lomba outdoor di lapangan yang lebih rame lagi. Rangkaian lomba ini bukan hanya tentang permainan, tapi tentang bagaimana kita bisa tertawa bersama, menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak, dan merayakan kemerdekaan dengan penuh kebersamaan.

Terima kasih Sobat YKB yang sudah mendukung acara ini. Doakan agar rangkaian selanjutnya berjalan lancar dan penuh keberkahan.

 

Outbound Ceria Bersama Anak Yatim di Telaga Cikeas

Outbound Ceria Bersama Anak Yatim di Telaga Cikeas

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya. Pada hari Sabtu, 12 Juli 2025, Yayasan Komitmen Bersama kembali menggelar kegiatan yang penuh tawa, keceriaan, dan kebersamaan. Melalui acara Outbound Ceria bersama anak yatim yang diselenggarakan di kawasan wisata alam Telaga Cikeas, Sukaraja – Bogor.

Anak-anak yatim yayasan komitmen bersama outbound ceria di Telaga Cikeas

Kegiatan ini diikuti oleh 54 peserta, terdiri dari anak-anak yatim dan dhuafa binaan yayasan, para pengurus, serta donatur yang turut serta mendampingi.

Sejak pagi, udara segar pegunungan dan suasana yang asri menyambut hangat rombongan yang tiba dengan wajah cerah dan penuh antusias.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari pengurus yayasan dan doa bersama untuk kelancaran acara. Setelah itu, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengikuti rangkaian fun games yang telah disiapkan oleh tim fasilitator outbound profesional. Setelah pemanasan dan yel-yel penyemangat, acara dibuka dengan berbagai fun games seru yang bikin semua peserta ketawa ngakak dan nggak mau berhenti main

Berbagai Fun Games Seru

Salah satu permainan paling heboh adalah estafet air, tapi bukan estafet biasa, karena airnya dibungkus pakai plastik tahu yang super tipis. Masing-masing harus melempar plastik berisi air ke arah belakang, dan temannya di barisan belakang harus menangkapnya tanpa membuat plastiknya pecah, Ada yang lemparnya pelan banget, takut bocor… eh, tetap tumpah juga

Outbound ceria anak yatim di telaga cikeas

Kemudian ada permainan “papan angka”, yang membuat anak-anak harus melangkah di atas papan angka secara berurutan tanpa menyentuh tanah. Ini melatih ketelitian, keseimbangan, dan fokus, sambil terus mendapat semangat dari teman-teman satu tim. Dan masih banyak lagi permainan fun game lainnya yang bikin suasana makin ceria dan nggak terlupakan

Setelah selesai dengan Fun Games, mereka diajak menuju area flying fox. Salah satu momen paling mendebarkan adalah saat anak-anak mencobanya. Dengan perlengkapan lengkap dan arahan dari tim, satu per satu anak meluncur dari ketinggian.

Flying fox bersama yatim di telaga cikeas

Ada yang teriak histeris, ada yang tutup mata sambil baca doa, tapi semua wajah berubah ceria saat berhasil mendarat. Meski awalnya tegang, justru banyak yang ketagihan dan ingin meluncur lagi. Mereka belajar menaklukkan rasa takut dan jadi lebih percaya diri.

Tapi tenang, buat yang belum berani flying fox, tetap ada pilihan seru lainnya! Ada beberapa anak yang memilih bersampan santai di danau, menikmati udara segar sambil mendayung perlahan bareng teman. Suasananya adem dan menyenangkan, sambil dadah-dadah ke teman yang teriak dari atas flying fox 😄

Bersampan di telaga cikeas
Berenang di telaga Cikeas bogor

Ada juga yang nggak pakai nunggu lama langsung berenang di kolam. Main air bareng, ciprat-cipratan, dan ketawa-tawa bareng bikin momen itu jadi penuh tawa dan kebersamaan. Setiap anak punya cara sendiri menikmati petualangan hari itu

Setelah puas bermain dan tertawa seharian, acara ditutup dengan momen yang bikin anak-anak melompat kegirangan! Di akhir sesi, datanglah Bapak dan Ibu Jansen, salah satu donatur setia Yayasan Komitmen Bersama, dengan membawa kejutan super manis.
“Anak-anak boleh belanja bebas di Alfamart, ambil jajanan apapun yang kalian suka

Ada yang ambil es krim, biskuit, susu, chiki, alat tulis, bahkan sabun. Semua bebas memilih sesuai keinginan masing-masing, dan ekspresi mereka penuh tawa, keceriaan, dan rasa senang yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.

belanja seru di alfamart bersama yatim

Belum cukup sampai di situ, Pak Jansen juga memberikan santunan sebagai bentuk kasih sayang dan dukungan untuk masa depan mereka. Tapi ada syarat kecil yang bikin momen ini makin spesial. Anak-anak diminta membacakan hafalan surat pendek. Setelah belanja, satu per satu maju, ada yang membaca Surat Al-Ikhlas, An-Naas, dan lainnya. dengan suara lantang dan percaya diri. Bahkan ada yang sambil senyum malu-malu, tapi tetap berani tampil di depan.

Ternyata, syarat kecil ini justru membawa suasana haru dan bangga. Anak-anak merasa diapresiasi bukan hanya karena mereka hadir, tapi juga karena usaha mereka dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Momen ini jadi penutup hari yang luar biasa, penuh makna dan penuh cinta.

Setelah semua rangkaian kegiatan seru selesai wajah mereka tampak cerah, lelah tapi bahagia. Kegiatan Outbound Ceria bersama anak yatim ini bukan hanya meninggalkan tawa dan keceriaan, tetapi juga menanamkan semangat kebersamaan dan keberanian dalam hati setiap anak.

Keceriaan outbound yayasan komitmen bersama

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, relawan, para pendamping, dan terutama para donatur yang telah dengan tulus membantu terlaksananya kegiatan ini. Tanpa kontribusi dan kepedulian dari sahabat-sahabat semua, kebahagiaan ini mungkin tidak akan pernah terwujud.

Untuk info selengkapnya mengenai program-program kebaikan Yayasan Komitmen Bersama, yuk kunjungi website kami di ykb.or.id.
Follow juga media sosial kami untuk update kegiatan inspiratif lainnya:
📍 Facebook & Instagram: ykb.idn
📞 Layanan Donatur (WhatsApp): 62 851-7234-6299

Semoga segala kebaikan dibalas dengan keberkahan yang berlipat, dan kegiatan penuh manfaat seperti ini bisa terus dilakukan di masa yang akan datang. Sampai bertemu di kegiatan berikutnya…….

Laporan Kegiatan Qurban Idul Adha 1446 H

Laporan Kegiatan Qurban Idul Adha 1446 H

Idul Adha bukan hanya tentang ritual ibadah semata, melainkan juga tentang nilai-nilai kemanusiaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Alhamdulilah Pada Sabtu 7 Juni 2025 atau bertepatan dengan Idul adha 1446 H, Yayasan Komitmen Bersama kembali menyelenggarakan kegiatan qurban sebagai bagian dari komitmen untuk terus berbagi dan memperkuat solidaritas antar sesama.

Baca juga : Apa Itu Qurban

Idul Adha 1446 H

Tahun ini, sebanyak 24 ekor kambing dan 1 ekor sapi berhasil dikumpulkan berkat partisipasi dan dukungan para donatur yang dermawan. Hewan-hewan qurban ini kemudian disembelih dan dagingnya dibagikan kepada lebih dari 480 penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak yatim, ponpes, dhuafa lansia dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Sejak pagi, suasana di lingkungan yayasan sudah mulai ramai oleh kehadiran panitia, relawan, dan warga. Tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran dan kepercayaan yang telah diberikan. Doa menjadi penguat semangat seluruh tim dalam menjalankan tugas mulia ini. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan arahan teknis dari tim Qibas, termasuk tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.

Penyembelihan dimulai dari satu ekor sapi yang dilaksanakan oleh Tim QIBAS, yaitu tim profesional yang sudah berpengalaman dalam proses qurban.

Alhamdulillah, pelaksanaan ibadah qurban kali ini berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Seluruh rangkaian proses penyembelihan hewan qurban berlangsung tanpa kendala berarti. Tidak ada insiden seperti hewan yang mengamuk atau kejadian tak diinginkan lainnya, semua berjalan sesuai dengan syariat Islam. Pak Samin, salah satu juru sembelih dari tim Qibas, menyampaikan pesan penting terkait adab dalam memperlakukan hewan qurban.

“Dalam Islam, hewan qurban harus dimuliakan. Sebelum disembelih, hewan harus dielus, diajak berbicara dengan lembut, tidak boleh ditendang atau dipaksa. Penyembelihan harus dilakukan dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Jika kita memperlakukannya dengan baik, insyaAllah hewan qurban nya akan tenang, tidak berontak, dan proses penyembelihan cepat dan lancar.”

Baca juga : Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Baik dan Benar

Setelah penyembelihan sapi selesai, dilanjutkan dengan penyembelihan 24 ekor kambing. Menariknya, tidak hanya tim QIBAS yang melaksanakan, tetapi beberapa pengurus yayasan juga ikut terlibat langsung. Di antaranya adalah Pak Sopyan, Pak Rendi, dan Pak Mus, yang dengan penuh semangat dan keyakinan turut menyembelih hewan qurban dengan didampingi juru sembelih. Meski baru pertama kali menyembelih hewan qurban tapi Alhamdulillah berjalan lancar.

“Alhamdulillah ini pertama kali saya menyembelih kambing. Gak ada persiapan apa-apa sih, yang penting yakin aja mentalnya,” ujar Pak Sopyan dengan senyum sumringah.

Usai proses penyembelihan dan pengulitan, dilanjutkan dengan pemotongan daging. Relawan, warga yayasan, hingga anak-anak muda ikut bergabung dengan semangat tinggi, yang menjadi salah satu momen paling sibuk namun juga paling hangat dalam suasana kebersamaan.

Idul Adha 1446 H

Yang membuat momen ini begitu indah adalah semangat kolektif dan keceriaan yang terpancar dari wajah-wajah para relawan. Di tengah tumpukan daging yang harus segera dikemas, terdengar tawa ringan, saling menyapa satu sama lain, dan canda gurau yang mempererat silaturahmi antar sesama. Ada yang sibuk memotong daging, ada yang bertugas memotong tulang, ada yang menyusun wadah berisi daging, adapula anak2 yang datang sekedar meramaikan suasana

Baca juga : Bolehkah Berqurban Untuk Orang yang Sudah Meninggal

Idul Adha Qurban 1446 H

Pemandangan ini sungguh menggambarkan Idul Adha sebagai hari besar yang membawa kebahagiaan untuk semua lapisan masyarakat. Lebih dari 480 paket daging qurban akhirnya berhasil disiapkan untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan. Para penerima manfaat berasal dari kalangan anak-anak yatim, warga kurang mampu, dan masyarakat sekitar yang mungkin hanya setahun sekali bisa menikmati daging segar.

Yayasan Komitmen Bersama mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur yang telah mempercayakan ibadah qurban idul adha 1446 H. Tanpa Anda, ribuan hati tidak akan bisa merasakan kebahagiaan di hari raya ini. Kegiatan qurban ini adalah bukti nyata bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya jika dilakukan dengan niat yang tulus. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para donatur dengan pahala berlipat ganda dan keberkahan yang terus mengalir.

Penyaluran Qurban 1446 H

Baca juga : Apakah Harus Qurban Setiap Tahun?

Mari kita lanjutkan semangat berbagi ini. Semoga tahun depan, kita bisa kembali menghadirkan lebih banyak hewan qurban, menjangkau lebih banyak penerima manfaat, dan menebar lebih banyak kebahagiaan.

Ingin ikut berqurban bersama kami tahun depan?

📌 Kunjungi: ykb.or.id

🏦 Rekening Donasi: BSI 717 711 5309 (a.n Yayasan Komitmen Bersama)

 

Penyaluran Beras Dan Gizi Santri Ponpes Nurul Ma’ani Klapanunggal

Penyaluran Beras Dan Gizi Santri Ponpes Nurul Ma’ani Klapanunggal

Setiap bulan, Yayasan Komitmen Bersama terus mengemban amanah mulia yaitu memberikan bantuan beras dan gizi gratis untuk para santri penghafal Al-Qur’an. Komitmen ini tidak hanya menjadi program rutin, tapi juga bentuk cinta dan dukungan bagi generasi penerus Islam.

Bantuan Beras Dan Gizi Untuk Santri

Alhamdulillah, pada Senin, 26 Mei, tim Yayasan Komitmen Bersama kembali menyalurkan bantuan beras dan paket gizi sehat ke Pondok Pesantren Nurul Ma’ani yang berlokasi di Klapanunggal, Bogor.

Senin sore itu terasa lebih cerah dari biasanya di Ponpes Nurul Ma’ani. Suasana penuh semangat dan keceriaan terpancar dari wajah-wajah para santri yang menyambut hangat kedatangan tim dari Yayasan Komitmen Bersama. Momen ini menjadi bagian dari komitmen bulanan YKB dalam program Bantuan Gizi Gratis untuk Para Penghafal Al-Qur’an, yang terus berjalan konsisten demi mendukung kebutuhan dasar para santri yang tengah menghafal kalamullah.

Setibanya di lokasi, tim YKB langsung disambut oleh para santri dengan senyum lebar dan sapaan hangat. beberapa dari mereka sambil berlarian menyambut. Keceriaan ini menjadi bukti nyata betapa berharganya perhatian dan bantuan yang mereka terima. Tidak hanya membawa beras dan paket gizi, tim juga membawa semangat dan kasih sayang dari para donatur yang tak henti mendukung program-program kebaikan.

baca juga : berbagi sembako untuk dhuafa lansia di kp. cibeber klapanunggal

Bantuan yang disalurkan sebanyak 75 paket gizi, beras berkualitas dan sembako lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan santri. Menurut pengasuh pondok, Ustaz Iqbal, bantuan ini sangat membantu operasional harian pondok pesantren. “Kami bersyukur atas perhatian dari Yayasan Komitmen Bersama, terimakasih bantuannya selama ini banyak santri yang terbantu bisa terus menyalurkan kebaikan dan diberikan keberkahan untuk pengurus yayasan serta para donatur”.

Beras Dan Gizi Santri

program bulanan ini bukan sekadar kegiatan amal biasa, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk mendukung tumbuhnya generasi penghafal Al-Qur’an yang sehat dan cerdas.

Mari Jadi Bagian dari Perjuangan Ini

sobat ykb, mari kita terus dukung perjuangan para santri penghafal Al-Qur’an. Mereka adalah cahaya peradaban, harapan umat, dan penopang agama. Dengan membantu kebutuhan dasar mereka, kita turut serta menjaga api semangat mereka tetap menyala dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

Beras Dan Gizi Santri

Yayasan Komitmen Bersama mengajak Anda semua untuk berpartisipasi dalam Program Beras dan GIzi Santri. Donasi Anda, sekecil apa pun, bisa menguatkan semangat mereka, dan menjadi pahala jariyah bagi Anda di hari esok.

baca juga : Berbagi makan sehat di TPQ Hidayatus Shibyan

Salurkan bantuan Anda melalui:

  • Website: www.ykbik.or.id
  • Rekening BSI: 717 711 5309 a.n. Yayasan Komitmen Bersama

Bersama kita tebarkan kebaikan, bersama kita ciptakan masa depan gemilang.
Terima kasih atas dukungan Anda. Semoga Allah membalas dengan pahala yang berlipat dan keberkahan hidup dunia akhirat.

Apakah Harus Qurban Setiap Tahun?

Apakah Harus Qurban Setiap Tahun?

Pertanyaan seperti ini sering banget muncul menjelang Idul Adha. Apa kita wajib qurban setiap tahun? Kalau belum mampu, bagaimana? Apakah dosa kalau tahun ini nggak ikut berqurban?Yuk, kita bahas tuntas dalam artikel ini, biar Sobat YKB bisa lebih tenang dan mantap dalam menjalankan ibadah qurban.

Qurban berasal dari kata qaruba yang berarti mendekat. Ibadah ini adalah bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT, dengan menyembelih hewan tertentu pada hari Idul Adha dan hari tasyrik.

Ini adalah syariat yang Allah ajarkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS, ketika beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya, Ismail AS, sebagai ujian keimanan. Namun kemudian digantikan dengan hewan sembelihan sebagai bentuk kasih sayang Allah.

Baca juga : Cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar

Jawabannya: tidak wajib setiap tahun, namun jika Sobat mampu, sangat dianjurkan untuk melakukannya secara rutin setiap Idul Adha.

Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan qurban selama hidupnya, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun. Dalam sebuah hadits:

“Barang siapa memiliki kelapangan (harta) tetapi tidak berqurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Dalil Qurban

Hukum qurban dalam Islam secara umum adalah sunah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan. Pendapat ini dikukuhkan oleh para ulama besar seperti Imam Malik, Imam Hambali, dan Imam Syafi’i, yang menyebutkan bahwa berkurban adalah sunah muakkad bagi yang mampu. Bahkan, bagi yang sengaja meninggalkannya tanpa uzur, hukumnya bisa menjadi makruh. Kedua sahabat Rasulullah, yakni Abu Bakar As-Siddiq dan Umar bin Khattab dikisahkan tidak melaksanakan qurban secara rutin setiap tahun, meskipun mereka mampu. Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak dianggap sebagai kewajiban oleh umat, padahal statusnya sunah.

Tenang Sobat YKB, Islam nggak memberatkan. Kalau belum mampu qurban sendiri, kamu bisa ikut patungan qurban sapi bersama sahabat lainnya. Ini adalah solusi mudah dan sah secara syariat.

Patungan qurban sapi adalah cara berqurban bersama-sama dengan maksimal 7 orang dalam 1 ekor sapi, sesuai dengan syariat Islam. Jadi, satu ekor sapi bisa dibagi untuk 7 orang peserta qurban. Masing-masing peserta tetap mendapatkan pahala qurban penuh.

Patungan qurban sapi dibolehkan berdasarkan hadits dari Jabir bin Abdillah RA, beliau berkata:

“Kami pernah menyembelih bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada tahun Hudaibiyah satu ekor unta untuk tujuh orang dan satu ekor sapi untuk tujuh orang.”(HR. Muslim no. 1318)

Baca juga : Bolehkah qurban untuk orang yang sudah meninggal?

Boleh. Tidak ada dalil yang mewajibkan qurban setiap tahun. kalau mampu, sangat dianjurkan untuk berqurban setiap tahun di hari Idul Adha. Tapi kalau belum mampu atau baru bisa sekali dalam seumur hidup, tetap boleh dan tetap berpahala. Jadi, qurban sekali seumur hidup tetap sah dan berpahala, tapi kalau kamu punya kemampuan lebih, akan jauh lebih baik jika dilakukan setiap tahun sebagai bentuk syukur dan berbagi kepada sesama.

Bolehkah Qurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasannya

Bolehkah Qurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Ini Penjelasannya

Setiap menjelang Idul Adha , banyak dari kita yang ingin menghadiahkan pahala qurban untuk orang tua, saudara, atau kerabat yang sudah meninggal dunia. Tapi, muncul pertanyaan penting nih, Boleh nggak sih qurban atas nama orang yang sudah wafat?

Jawabannya, boleh bangett. Bahkan bisa menjadi bentuk cinta, bakti, dan amal jariah yang terus mengalir pahalanya.

Dalam hadits riwayat Abu Daud dan Ahmad, diceritakan bahwa Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah berkata:

“Rasulullah SAW mewasiatkan saya agar saya menyembelih qurban atas nama beliau. Maka saya pun selalu menyembelih qurban atas nama beliau (setelah beliau wafat).” (HR. Abu Daud dan Ahmad, dinilai shahih oleh sebagian ulama)

Hadits ini jadi dasar bahwa berqurban untuk orang yang sudah meninggal diperbolehkan, bahkan bisa jadi bentuk sedekah dan doa kebaikan.

Mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i, Hambali, dan Hanafi sepakat membolehkan qurban untuk orang yang sudah wafat, baik ada wasiat dari yang meninggal maupun tidak, selama qurban itu dari harta orang yang masih hidup dan diniatkan untuk kebaikan almarhum

Namun, ada juga yang menyarankan agar lebih baik menggunakan harta yang memang sudah diwasiatkan sebelumnya.

Qurban orang sudah meninggal

Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan syariat. Pertama , niat qurban harus berasal dari orang yang masih hidup, seperti anak atau kerabat, yang ingin menghadiahkan pahala qurban kepada almarhum. Kedua, pelaksanaan qurban ini tidak boleh diambil dari harta warisan kecuali sebelumnya almarhum telah berwasiat untuk berqurban. Jika tidak ada wasiat, maka penggunaan harta warisan wajib menyita semua ahli waris. Ketiga , qurban dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sebagai bentuk cinta serta doa untuk yang telah wafat, bukan sebagai tradisi atau kebiasaan turun-temurun. Keempat , apabila dilakukan dalam bentuk gabungan qurban seperti sapi, maka orang yang telah meninggal boleh diikutsertakan sebagai salah satu dari tujuh nama yang berqurban.

Baca juga : Asal usul atau sejarah qurban

Kalau mau berqurban atas nama orang yang sudah meninggal, cukup niat dalam hati aja, misalnya:

Nawaitu al-udhiyyah al-muakkadah an … (nama orang yang meninggal) li-llahi ta’ala”

Saya niat berqurban ini untuk almarhumah ibu (misal Siti Nurhaliza) karna Allah taala.

”Nggak perlu diucapkan secara lisan, karena niat itu tempatnya di hati. Yang penting, diniatkan karena Allah dan untuk menghadiahkan pahala qurban.

Baca juga : Cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar

Qurban untuk orang yang sudah meninggal adalah cara kita untuk tetap menyambung doa, cinta, dan kebaikan kepada mereka yang telah lebih dulu pergi.Semoga qurban kita diterima, dan menjadi pahala yang terus mengalir, baik untuk kita maupun untuk mereka yang kita cintai.

Home

Laporan

Donasi

Blog

Chat