Penyaluran Kasur Untuk Pondok Pesantren Nurul Ma’ Ani Al-Aslami

Penyaluran Kasur Untuk Pondok Pesantren Nurul Ma’ Ani Al-Aslami

Alhamdulillah, kami dari Yayasan Komitmen Bersama dapat menyalurkan kasur ke Pondok Pesantren Nurul Ma’ Ani Al-Aslami. Tidak ada halangan yang terjadi sepanjang perjalanan, dan kami mengantarkannya sampai ke pondok. Para santri senang mendapatkan kasur baru mereka, meskipun terlihat tidak seberapa tapi bagi mereka ini sangat bermanfaat.

Pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan pendidikan agama di Indonesia. Namun, masih banyak pondok pesantren yang menghadapi tantangan dalam menyediakan fasilitas yang memadai bagi para santri, termasuk kebutuhan dasar seperti tempat tidur yang nyaman.

Salah satu inisiatif yang diambil untuk membantu meningkatkan kualitas kehidupan santri adalah melalui penyaluran kasur. Kasur yang berkualitas tidak hanya meningkatkan kenyamanan tidur santri tetapi juga berdampak positif pada kesehatan dan konsentrasi belajar mereka.

Program penyaluran kasur untuk pondok pesantren merupakan salah satu bentuk nyata dari kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan santri. Melalui program ini, diharapkan kualitas tidur santri dapat meningkat, sehingga berdampak positif pada kesehatan, produktivitas, dan pembentukan karakter mereka. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan santri di pondok pesantren.

Dengan adanya program penyaluran kasur untuk pondok pesantren, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan santri dan mendukung proses pendidikan di pondok pesantren. Hal ini tidak hanya berdampak positif pada perkembangan individu santri tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan melalui kontribusi mereka di berbagai bidang setelah lulus dari pondok pesantren.

Terima kasih, bagi yang sudah membaca sampai akhir. Semoga program kegiatan ini tersampaikan dan bermanfaat bagi kita semua. Kami mohon undur diri, Assalamu’alaikum wr. wb.

Apa Itu Qurban?

Apa Itu Qurban?

Kita pasti sering menjumpai sapi dan kambing akan disembelih, dan daging mereka akan dibagikan kepada orang-orang, bukan? Kegiatan tersebut biasa kita kenal sebagai, Qurban. Akan tetapi, pernahkah kalian berpikir dan bertanya-tanya, apa itu Qurban? Maka dari itu, kita akan membahasnya.

Pengertian Qurban

Apa Itu Qurban

Qurban yang berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan. Sementara itu, ibadah kurban adalah salah satu ibadah pemeluk agama Islam, dengan melakukan penyembelihan hewan ternak untuk dipersembahkan kepada Allah.

Dengan mengorbankan hewan yang berharga bagi dirinya, seorang Muslim menguji kesetiaan dan ketulusan imannya. Hal ini juga mengajarkan kita untuk bersikap lebih peduli terhadap sesama, karena dengan membagikan daging qurban kepada yang membutuhkan, kita menerapkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial.

Selain itu, Qurban juga mengajarkan pengendalian diri dan pengorbanan pribadi. Dalam memilih hewan untuk qurban, seseorang harus memilih yang terbaik dari yang dimilikinya, sehingga mengajarkan pentingnya memberikan yang terbaik dalam segala hal, termasuk dalam beribadah kepada Allah.

baca juga: cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar

Demikian pembahasan dari kami tentang apa itu qurban, mohon maaf kalau ada salah kata atau perkataan yang tidak mengenakan, semoga pembahasan ini bermanfaat bagi para pembaca. Kami mohon untuk undur diri, sekian dari kami. Assalamu’alaikum wr. wb

Hukum Berqurban Menurut Islam

Hukum Berqurban Menurut Islam

Hukum Berqurban Menurut Islam – Dalam Islam, hukum berqurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi orang yang mampu melaksanakannya. Berqurban dilakukan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT sebagai penghormatan dan ketaatan kepada-Nya, serta sebagai bentuk solidaritas sosial dengan berbagi daging qurban kepada orang-orang yang membutuhkan.

Hukum berqurban menurut Islam

Berqurban memiliki dasar hukum dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. Di antara dalil-dalilnya adalah:

  1. Al-Qur’an Surah Al-Hajj (22:37):

    “Dan (demikian pula) untuk tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan-Nya kepada mereka. Maka, Tuhanmu adalah Tuhan yang Maha Esa. Karena itu, berserahlah kepada-Nya. Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),”

  2. Sunnah Rasulullah SAW yang menunjukkan praktik berqurban dan memberikan pengarahan terkait pelaksanaannya.

baca juga: hukum sedekah online bagi yang ingin berbagi

Qurban dilakukan pada hari raya Idul Adha, yaitu pada tanggal 10, 11, dan bulan Dzulhijjah. Hewan yang dapat diqurbankan adalah unta, sapi, atau kambing yang memenuhi syarat tertentu terkait usia dan kesehatan. Daging hewan qurban dibagi menjadi tiga bagian: satu bagian untuk keluarga yang membutuhkan, satu bagian untuk kerabat dan tetangga, dan satu bagian untuk diri sendiri.

Bagi yang mampu, berqurban merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, bagi yang tidak mampu Hukum Berqurban Menurut Islam tidak diwajibkan untuk berqurban.

Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Baik dan Benar

Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Baik dan Benar

Cara Menyembelih Hewan Qurban – Ibadah kurban amat dianjurkan pelaksanaannya, dan hukumnya sunah muakkadah. Perintah untuk berkurban juga tertuang dalam firman Allah SWT di surah Alkautsar ayat kedua:

“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah,” (QS. Al-Kautsar [108]: 2).

Keutamaan yang dilakukan korban setahun sekali, saat Idul Adha dan  tiga hari taysriq, juga tergambar dalam hadits yang memuat sabda Nabi Muhammad SAW.

“Barangsiapa yang memiliki kelapangan [harta], sedangkan dia tidak berkurban, janganlah dekat-dekat tempat salat kami,” (H.R. Ahmad, Ibnu Majah, dan Hakim).

Penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan sejak selepas salat Idul Adha (tanggal 10 Zulhijah), dan bisa pula pada tiga hari tasyrik (11-13 Zulhijah).

Bagi para shohibul qurban, dianjurkan untuk memahami aturan tentang cara menyembelih hewan qurban yang baik dan benar. Dengan memahami penyembelihan kurban maka dapat dikatakan bahwa ibadah Idul Adha adalah sah, sehingga seseorang dapat mengambil hikmah dari hewan kurban tersebut.

Cara Menyembelih Hewan Qurban

Tata cara kurban lengkap setelah Idul Adha sesuai dengan prinsip syariah Islam, mulai dari penyembelihan kurban hingga penyebaran daging kurban.

1. Membaca ‘Bismillah’

“Dan janganlah kalian mekalian daging binatang-binatang yang tidak disebut Nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al An’am ayat 121)

2. Membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW

“Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.”

Menghadap ke arah kiblat (bagi hewan yang disembelih dan orang yang menyembelih)

3. Robohkan Hewan Kurban

Robohkan hewan kurban secara perlahan ke kiri dengan kepala mengarah ke kiblat. Pada saat menjatuhkan hewan yang akan disembelih harus dengan cara yang lembut, tidak kasar, tidak dibanting, tidak diinjak-injak, tidak ditarik ekor atau kepalanya.

4. Injakkan Kaki di Samping Hewan Kurban

Kemudian, orang yang menyembelih qurban (dzabih) dianjurkan agar menginjakkan kaki di bagian samping hewan. Para ulama menganjurkan agar membiarkan kaki kanan hewan bergerak.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan dua domba yang berwarna putih yang ada hitamnya, dan bertanduk, beliau menyembelihnya dengan tangannya, menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kakinya di bagian samping kambing.” (HR. al-Bukhari, 5558 dan Muslim, 1966 )

Cara Menyembelih Hewan Qurban

5. Membaca Takbir sebanyak 3 kali bersama-sama

“Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd.”

Setelah membaca ‘Bismillah Allahu Akbar’, penyembelih hewan qurban dibolehkan membaca salah satu di antara bacaan berikut ini:

  1. “Hadza minka wa laka.” (HR. Abu Dawud 2795)
  2. “Hadza minka wa laka ‘anni atau ‘an fulan (sebutkan nama orang yang berqurban/shohibul qurban)”. Bacaan ini berlaku jika orang yang menyembelih bukan shohibul qurban.
  3. Berdoa agar Allah menerima qurban dengan doa, “Allahumma taqabbal minni atau min fulan (sebutkan nama shohibul qurban).”
  4. Doa menyembelih hewan qurban sesuai sunnah: “Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim.” (Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini, aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya, Wahai Tuhan Maha Pemurah, terimalah taqarrubku)

Doa menyembelih hewan qurban anjuran Ibnu Ummar:

“Wajjahtu wajhi lillazi fatharos samawati wal ardha hanifaw wama ana minal musyrikin, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin, la syarikalahu wa bizalika umirtu wa ana minal muslimin. Bismillahirrahmanirrahim, allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa ‘ala ali sayyidina muhammad, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, wa lillahil hamd, allahumma hazihi minka wa ilaika fataqobbal minni/min fulan (sebut nama shohibul qurban), kama taqobbalta min ibrahim kholilika.”

Catatan:

Tidak ada do’a khusus yang panjang bagi shohibul qurban ketika hendak menyembelih hewan qurbannya sendiri.

6. Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan kurban.

7. Menggunakan pisau yang tajam agar tidak menyakiti hewan kurban.

8. Syarat sah penyembelihan hewan qurban harus memutus tiga saluran di leher bagian depan (posisinya di sisi bawah jakun), meliputi:

  • satu saluran pernapasan atau hulqum.
  • satu saluran makanan atau mari’.
  • dua pembuluh darah atau wadajaain (dua otot yang ada di samping kanan dan kiri).

9. Setelah disembelih, hewan qurban tidak boleh diproses lebih lanjut, tidak boleh diikuti, serta tidak boleh dipotong ekornya, kakinya dan kepalanya, kecuali diyakini telah mati dengan sempurna

 

Waktu yang Tepat untuk Berkurban

Waktu yang Tepat untuk Berkurban

Waktu yang Tepat untuk Berkurban – Kata Qurban seperti yang kita pahami berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti pendekatan jiwa yaitu menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi, unta sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. 

Makna ini dikenal dalam istilah Islam sebagai titipan. Dan kurban dalam bahasa itu memiliki dua arti, yang satu disembelih di waktu dhuha dan yang lain disembelih pada hari Idul Adha. Adapun arti istilahnya adalah menyembelih hewan ternak pada hari nahr dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam keadaan tertentu (Sirat Minhaj).

Qurban merupakan bagian dari hukum Islam yang telah ada sejak manusia ada. Ketika anak-anak Nabi Adam diserukan oleh Allah SWT untuk berkurban.  Allah SWT menerima setiap kebaikan dari makhluk Nya yang diiringi dengan ketakwaan serta menolak segala macam keburukan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Berkurban ?

Waktu yang paling pas bagi para korban adalah hari nahr, yaitu Idul Adha pada hari kesepuluh Dzulhijjah setelah shalat Idul Adha. Sedangkan bagi yang tidak melaksanakan salat Idul Adha, seperti jamaah haji, dapat melakukannya setelah matahari terbit di hari nahr. Hari penyembelihan menurut mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki dan Hanbali, berpendapat bahwa hari penyembelihan adalah tiga hari, yakni hari raya nahr dan juga 2 hari Tasyrik sampai dengan tenggelamnya matahari.

waktu yang tepat untuk berkurban
image : news.detik.com

Ini merupakan pendapat yang diambil dari alasan bahwa Abu Hurairah RA, Anas RA, Umar RA, Ibnu Abbas dan Ibnu Umar RA memberi kabar jika hari penyembelihan adalah tiga hari. Penetapan ini mereka mendengar langsung dari Rasulullah SAW (Mughni Ibnu Qudamah 11/114).

Sedangkan sebagian mazhab Hambali dan Mazhab Syafi’i yang diikuti oleh Ibnu Taimiyah memiliki pendapat bahwa hari penyembelihan hewan kurban adalah 4 hari yakni hari raya idul Adha dan 3 Hari Tasyrik yang ditandai dengan berakhirnya tenggelamnya matahari. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW :

“Semua hari Tasyrik adalah hari penyembelihan” (HR Ahmad dan Ibnu Hibban).

Berkata Al-Haitsami: ”Hadits ini para perawinya kuat”. Dengan adanya hadits shahih ini, maka pendapat yang kuat adalah pendapat mazhab Syafi’i.

Hukum Berkurban bagi Orang yang meninggal

Bila berkurban dengan mengatasnamakan orang yang sudah meninggal dengan menggunakan hartanya sendiri menurut jumhur ulama seperti mazhab Maliki, Hambali dan Hanafi membolehkannya. Namun bila ada orang yang meninggal dan sebelumnya pernah berwasiat untuk di “kurban kan” maka para ulama sepakat memperbolehkannya. Namun bila berkurban dalam bentuk nadzar maka hukumnya adalah wajib.

Hal ini sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, beliau berkurban (menyembelih) dua ekor kambing, yang pertama untuk dirinya dan yang kedua untuk umat nya yang belum mampu berkurban. Orang yang belum berkurban disini merupakan orang yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Namun Mazhab Syafi’i tidak membolehkannya.

Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban

Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban

Momen Idul Adha merupakan waktu yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu praktik yang dilakukan pada perayaan ini adalah penyembelihan hewan qurban. Menyembelih hewan qurban bukan hanya sekedar ritual semata, tetapi juga memiliki tata cara yang harus diikuti untuk memastikan bahwa penyembelihan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan aturan Islam. Berikut ini adalah tata cara yang perlu diperhatikan dalam menyembelih hewan qurban:

 

  1. Robohkan hewan dengan kepala menghadap kiblat. Setelah hewan qurban dipilih dan siap untuk disembelih, pastikan hewan tersebut diletakkan dengan posisi kepala menghadap ke arah kiblat. Ini adalah bagian dari tata cara agar penyembelihan hewan qurban dilakukan dengan menghormati kiblat dan mengikuti sunnah Nabi Ibrahim.

 

  1. Awali dengan membaca bismillah. Sebelum memulai proses penyembelihan, bacalah bismillah secara jelas dan tegas. Membaca bismillah adalah tindakan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk pengakuan bahwa proses penyembelihan ini dilakukan atas nama Allah.

 

  1. Lakukan sekali gerakan potong pada leher hewan qurban. Dalam proses penyembelihan, lakukan satu gerakan potong pada leher hewan qurban dengan menggunakan pisau yang tajam. Potonglah dengan cepat dan tegas, untuk memastikan penyembelihan dilakukan secara efisien dan menghindari penderitaan hewan yang tidak perlu.

 

  1. Gantung kaki belakang hewan setelah disembelih. Setelah hewan qurban dinyatakan syah (sah dalam syariat Islam), gantunglah kaki belakang hewan tersebut. Hal ini membantu dalam proses pengulitan dan memudahkan dalam membersihkan hewan sebelum membagi-bagikan dagingnya.

 

  1. Ikat saluran makanan dan dubur hewan. Saat proses penyembelihan selesai, ikat saluran makanan dan dubur hewan untuk mencegah terjadinya pencemaran pada daging qurban. Hal ini penting dalam menjaga kebersihan dan kualitas daging yang akan didistribusikan kepada yang membutuhkan.

 

  1. Lakukan pengulitan perlahan. Setelah hewan qurban digantung, lakukan pengulitan secara perlahan. Bersihkan darah yang keluar dengan hati-hati agar daging qurban menjadi lebih bersih dan terhindar dari kotoran.

 

  1. Keluarkan isi dalam hewan dan pisahkan. Setelah pengulitan selesai, keluarkan isi dalam hewan seperti jeroan dan pisahkan dari daging utama. Proses ini bertujuan untuk memudahkan dalam membersihkan daging dan memisahkan bagian yang tidak digunakan untuk dikonsumsi.

 

  1. Bungkus terpisah dengan wadah khusus makanan. Setelah daging qurban dipisahkan, bungkuslah dengan wadah atau kantong plastik khusus makanan yang bersih dan tahan air.

 

  1. Jaga kebersihan daging qurban. Setelah daging qurban dipisahkan dan dibungkus, pastikan untuk menjaga kebersihan daging tersebut. Simpanlah dalam wadah atau kantong plastik khusus yang bersih dan higienis. Hindari kontaminasi dengan bahan-bahan lain yang dapat mengganggu kebersihan dan kualitas daging.

baca juga : cara berqurban dan hukumnya

Melakukan tata cara penyembelihan hewan qurban dengan benar adalah penting untuk memastikan kebersihan, kehalalan, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas, kita dapat menjalankan ibadah qurban dengan penuh kesadaran dan keberkahan. Semoga daging qurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Buka Puasa Bersama di Rumah Yatim Kahuripan

Buka Puasa Bersama di Rumah Yatim Kahuripan

alhamdulillah, selama bulan puasa ramadhan 1445H ,Yayasan Komitmen Bersama Mengadakan Buka Puasa Bersama yatim setiap harinya di rumah yatim kahuripan. Kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim ini dilakukan dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan yang penuh berkah,  kegiatan ini dilakukan selama sebulan penuh dengan tujuan utamanya adalah untuk kebahagiaan dan kasih sayang, serta memberi dukungan kepada adik adik yatim.

Buka Puasa Bersama Yatim

Selain itu, membantu anak yatim juga memiliki keutamaan yang luar biasa, salah satunya adalah mendapatkan pahala yang berlimpah dan ketenangan di surga.

Bulan Ramadhan menjadi salah satu waktu yang tepat untuk menyantuni anak yatim, salah satu caranya dengan mengadakan buka puasa bersama anak yatim.

momen ini juga bertujuan mempererat tali hubungan silaturahmi antar sesama. Adapun keutamaan memberi makan anak yatim seperti di riwayatkan dalam sebuah hadits:

“Orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

Mari tabung pahala sebanyak-banyaknya di bulan yang penuh dengan rahmat dari Allah SWT, hingga idul fitri nanti kita mendapatkan kebahagiaan dan merayakan kemenangan.

   

Kegiatan Buka Puasa Bersama Yatim di rumah yatim kahuripan ini diawali dengan bertadarus alquran untuk menambah paala kita selama bulan ramadhan

manfaat bertadarus lainnya adalah untuk menjalin silaturahmi, mendapatkan ilmu pengetahuan, pahala yang akan dilipat gandakan, dan membuat kita lupa akan waktu dan terasa lebih singkat

Sambil menunggu bedug magrib, biasanya ada ngabuburit bersama yaitu dengan kuis bagi adik-adik yatim yang ada di sana. Para pembina memberikan soal kepada adik adik yang ada di sana. dan bagi yang bisa menjawab akan mendapat hadiah. hadiahnya bisa berupa uang atau bingkisan makanan ringan , kuis yg diberikan pun biasanya berbeda setiap harinya agar lebih seru dan menyenangkan.

 

setelah kuis selesai kami menyiapkan makanan untuk disiapkan untuk buka bersama ,tak lupa sebelum berbuka puasa berdoa bersama terlebih dahulu

Buka Puasa Bersama Yatim   Buka Puasa Bersama Yatim  

Buka Puasa Bersama Yatim   

Setelah berbuka puasa adik adik mencuci piring sendiri ,kemudian kita mengadakan sholat maghrib berjamaah sebelum pulang kerumah masing-masing

 

Penyaluran Kado Lebaran Yatim di Panti Ittihadul Ummat Garut

Penyaluran Kado Lebaran Yatim di Panti Ittihadul Ummat Garut

Alhamdulillah Yayasan Komitmen Bersama kembali menunjukkan komitmennya dalam Kegiatan Ramadhan 1445H dalam program cahaya kebaikan dengan penyaluran kado lebaran yatim untuk adik adik di panti ittihadul ummat garut jawa barat yang dilaksanakan pada hari sabtu 30 maret 2024. Alhamdulillah, dengan izin Allah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan berhasil menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi para dermawan, panitia dan relawan, serta seluruh adik-adik penerima manfaat kebaikan ini.

Penyaluran Kado Lebaran Yatim

penyaluran kado lebaran yatim ini bertujuan untuk meringankan beban adik-adik yatim di panti ittihadul ummat, garut untuk memastikan kebutuhan sehari hari mereka dapat terpenuhi menjelang hari raya idul fitri

kegiatan penyaluran bingkisan ini disambut dengan gembira oleh adik adik yatim penerima bantuan , kebahagiaan yang terpancar dari wajah adik adik yatim ini menjadi bukti nyata bahwa program ini membawa manfaat besar bagi mereka, doa-doa terbaik pun mengalir dari mereka untuk para donatur yang telah berkontribusi dalam kebiatan ini

Penyaluran Kado Lebaran Yatim

salah satu amalan yang dianjurkan dalam bulan ramadhan yaitu dengan berbagi dengan sesama. khususnya untuk yatim dan dhuafa yang berjuang memenuhi kehidupan sehari hari mereka, dengan bantuan ini tentunya akan sangat berarti bagi mereka

 

Penyaluran Kado Lebaran Yatim   Penyaluran Kado Lebaran Yatim

terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Penyaluran Kado Lebaran Yatim ini,  tanpa anda semua kebaikan ini tidak akan menjadi nyata. YKB ingin mengajak sahabat yan selalu mendukung yayasan komitmen bersama untuk berpartisipasi dalam upaya kebaikan ini , anda bisa memberikan kontribusi dengan berdonasi melalui link berikut : kado lebaran yatim dan menjadi bagian dari perubahan positif dalam masyarakat

Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H

Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H

PenyaAlhamdulillah, pada hari sabtu 30 maret 2024 dibulan ramadhan, Yayasan Komitmen Bersama membuat program penyaluran fidyah ramadhan 1445H kepada para lansia di jl. rawakuda cikahuripan klapanunggal bogor jawa barat.

Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H

Pendistribusian fidyah berupa makanan siap saji telah kami salurkan kepada mereka yang berhak menerimanya, ini adalah bukti nyata kebaikan yang dapat memberi manfaat kepada mereka yang membutuhkan

   

Fidyah adalah pembayaran wajib yang harus diberikan oleh seorang Muslim yang tidak mampu berpuasa selama bulan Ramadan karena alasan tertentu, seperti sakit atau kelemahan fisik yang kronis dan tidak dapat disembuhkan. Ini termasuk orang tua yang sedang menyusui, wanita hamil yang merasa berpuasa dapat membahayakan kesehatan dirinya atau janinnya, serta orang yang dalam perjalanan jauh yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa.

    Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H

penyaluran Fidyah ramadhan 1445H ini diberikan sebagai ganti atas hari-hari puasa yang terlewatkan, dan nilainya setara dengan memberikan makan kepada seorang fakir miskin atau orang yang membutuhkan untuk setiap hari puasa yang terlewatkan. Makanan yang diberikan biasanya berupa makanan pokok yang umum dikonsumsi oleh masyarakat setempat, seperti beras, atau makanan lain yang setara dengan nilainya.

Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H    Penyaluran Fidyah Ramadhan 1445H

Tujuan fidyah adalah untuk memberikan penggantian atas puasa yang terlewatkan serta memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, sehingga mereka juga dapat merayakan bulan Ramadan 1445 ini dengan layak. Ini merupakan salah satu bentuk kewajiban sosial dan kepedulian dalam Islam.

untuk berpartisipasi dalam menunaikan kewajiban membayar fidyah ini bisa dengan melalui website : ykb sedekah fidyah

Melalui penyaluran fidyah ini, tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Semoga amal baik ini diterima oleh Allah SWT dan memberikan manfaat bagi yang menerimanya.

Belajar Menggambar dan Mewarnai di Rumah Yatim Kahuripan

Belajar Menggambar dan Mewarnai di Rumah Yatim Kahuripan

Alhamdulillah Yayasan Komitmen Bersama menggelar kegiatan belajar menggambar dan mewarnai di rumah yatim kahuripan bogor pada 29 februari 2024 dalam rangka kegiatan bulanan dan membantu adik adik yatim untuk berkreatifitas dan menjalin kebersamaan

Belajar Menggambar Dan Mewarnai

kegiatan Menggambar bersama ini adalah momen yang penuh dengan kehangatan, keceriaan, dan makna mendalam. Berikut adalah deskripsi yang mungkin menggambarkan pengalaman tersebut:

Di sebuah ruangan yang cerah dan penuh cahaya, adik-adik yatim duduk di meja yang sudah disiapkan dan dihiasi dengan kertas putih dan berbagai macam pensil warna. Wajah-wajah mereka berseri-seri, dipenuhi antusiasme untuk memulai kegiatan yang menyenangkan ini.

kegiatan menggambar ini dibuat dengan tema menggambar kelinci yang dipandu oleh Kak Roby dan Pak Narno, kali ini juga dibuat tema menggambar agar adik adik lebih berkreatifitas tidak hanya mewarnai saja.

belajar Menggambar Dan Mewarnai

Anak-anak dengan cepat mulai mengambil pensil warna, berkreasi membuat gambar sesuai arahan dan terlihat antusias mengikuti ,ada juga yang serius menggambar, dan ada juga yang malu gambarya dilihat teman yang lain

Ada tawa dan obrolan riang di sekitar meja saat anak-anak saling berbagi ide dan memberi pujian satu sama lain atas karya seni mereka. Beberapa anak menunjukkan tingkat fokus dan ketekunan yang mengagumkan saat mereka menyelesaikan setiap detail dari gambar mereka dengan teliti.

Sementara itu, para pembimbing juga berkeliling, memberikan bantuan dan dorongan kepada anak-anak, serta menghargai setiap karya seni yang diciptakan. Mereka melihat dengan bangga saat anak-anak mengungkapkan kreativitas mereka melalui warna-warna cerah dan gambar-gambar indah.

Pada akhirnya, setiap karya seni yang selesai menjadi bukti dari keindahan dan keberanian anak-anak dalam menyampaikan imajinasi mereka kepada dunia. Dan di balik setiap gambar, tersembunyi pesan-pesan cinta dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Kegiatan menggambar dan mewarnai di yayasan komitmen bersama

tidak hanya itu ,setelah kegiatan belajar menggambar dan mewarnai ini ,Yayasan Komitmen Bersama juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan sejumlah bingkisan dan juga santunan pendidikan untuk adik adik yatim, senyum senyum ceria yang terpancar ini menjadi bukti kebahagiaan yang mereka rasakan.

 

baca juga : paket bantuan kado ramadhan

Home

Laporan

Donasi

Blog

Chat